Walikota Sawahlunto saat bertatap muka dengan sejumlah pemilik media online

SUMBAR, Laparta News - Kurangnya perhatian terhadap kesejahteraan terhadap media online ternyata mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Sawahlunto. Untuk itu, Walikota Sawahlunto, Deri Asta berjanji akan menfasilitasi kesejahteraan media online yang selama ini telah menjadi mitra bagi Pemkot Sawahlunto.

Hal itu dikemukakannya saat menanggapi pertanyaan ketua Ikatan Media Online (IMO) Provinsi Sumatera Barat, Amin Pratikno. Kendati demikian, walikota meminta insan pers memahami dan memaklumi keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini.

"Baru saja tadi kami bersama Sekdako telah berbincang-bincang masalah anggaran media online namun belum diputuskan jumlahnya," ujar Deri Asta di ruang rapat Balaikota Sawahlunto dalam acara silaturahmi bersama wartawan, Jumat (30/11).

Terkait adanya kesan sulit mendapatkan informasi dari dinas/instansi, wako menghimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar membuka diri kepada para jurnalis.

"OPD harus terbuka karena mereka telah menandatangani Pakta Integritas," terang Deri menyikapi kritik Wartawan Padang Media,  Tumpak Abdurrahman.

Disamping itu, wako mengajak seluruh wartawan turut serta bersama pemerintah membangun kota melalui medianya dengan menyebarkan pemberitaan secara luas dan berimbang kepada masyarakat.

"Saya berharap rekan-rekan bekerja seprofesional mungkin. Karena informasi yang disampaikan wartawan melalui media sangat cepat dan mudah diserap oleh masyarakat khususnya pembaca," pintanya.

Selanjutnya tahun 2019 menurut wako, Pemda Sawahlunto telah menganggarkan pula biaya Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Selain itu, walikota menyinggung berbagai rangkaian kegiatan lain yang telah dan akan dilaksanakan Pemko termasuk pelaksanaan makan bajamba pada hari "H" perayaan ulang tahun Kota Sawahlunto ke-130, sedikit berbeda dari sebelumnya.

"Makan Bajamba sekarang kita sempurnakan dengan memotong 2 ekor sapi. Ini pesta rakyat bukan OPD, masyarakat yang hadir disediakan nasi," kata Deri Asta. (Red/IMO)

Posting Komentar