Umi Kalsum alias Reza tampak tertunduk malu saat dirinya diintrogasi Kapolres Prabumulih yang didampingi Kasatres Narkoba terkait kepemilikan pil ekstasi yang diamankan dari tangannya

Prabumulih, LapartaNews - Anggota Satres Narkoba Polres Prabumulih berhasil meringkus seorang wanita tomboy bernama Umi Kalsum alias Reza (22). Wanita yang merupakan warga Jalan Depaten Lama, Lorong Kenangan, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II ini ditangkap lantaran kedapatan membawa dan menyimpan narkoba jenis pil ekstasi logo minion warna hijau.

Wanita yang berpenampilan layaknya seperti laki-laki tulen ini ditangkap pada Rabu malam (18/09/2019) sekira pukul 21.30 WIB di depan Exclusive Biliard, Simpang Muara Dua, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK didampingi Kasatres Narkoba AKP Zon Prama SH mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan atas informasi yang diterima dari masyarakat. Informasi yang diperoleh menyebutkan, jika Reza akan melakukan transaksi narkoba di arena biliyar tersebut.

Menindaklanjuti info itu, petugas pun langsung melakukan pengintaian terhadap tersangka. Benar saja, tersangka tengah berada di lokasi arena biliyar dan langsung meringkusnya.

Awalnya anggota sempat ragu dengan identitas tersangka yang dikira berjenis kelamin laki-laki. Namun, setelah diintrogasi lebih lanjut ternyata baru diketahui jika tersangka adalah seorang wanita yang berpenampilan seperti laki-laki bernama Umi Kalsum alias Reza.

"Ada lima butir pil ekstasi yang disimpan tersangka di dalam sebuah kotak rokok. Tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman diatas empat tahun penjara," terang Kapolres Prabumulih kepada awak media, Kamis (19/09/2019).

Berdasarkan pengakuannya, ia hanya disuruh seseorang untuk mengantarkan pesanan barang haram tersebut kepada pembeli.

"Aku disuruh kawan untuk ngantarke barang itu ke pembeli. Tapi dak taunyo aku malah ditangkap polisi," katanya. (LN 01)



Posting Komentar