Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi saat mengunjungi keluarga Rusli yang mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas LPG 3 Kilogram

Prabumulih, LapartaNews - Peristiwa ledakan tabung gas LPG 3 Kilogram membuat warga di Jalan Aru, RT 03 RW 07, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur gempar. Akibat ledakan itu satu keluarga mengalami luka bakar yang cukup serius.

Ledakan tabung gas melon ini terjadi di rumah milik Rusli (63), pada Jumat (13/11/2020) lalu sekitar pukul 21.30 WIB. Selain Rusli, ledakan tersebut juga melukai istrinya yakni Sakoro (60) dan dua orang anaknya yakni Anisa Dewi (16) dan Arwadi (22).

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal saat istrinya hendak memasak ikan di dapur. Saat itu istrinya tidak menyadari jika tabung gas yang berada di bawah kompor tempatnya memasak tiba-tiba bocor.

Saat ia menghidupkan kompor tiba-tiba api langsung menyambar ke seluruh ruangan dapur dan ruang tengah rumahnya. Sontak saja istrinya menjerit kepanasan akibat tersambar api.

Sialnya, saat itu Rusli bersama dengan anaknya Anisa yang sedang tiduran di ruang tengah sambil menonton tv juga ikut tersambar api.

Sementara itu, Arwadi yang saat itu sedang berada dalam kamar langsung keluar dan berusaha membantu memadamkan api yang telah membakar kedua orang tua dan adiknya. Namun sialnya ia pun ikut terbakar.

Api pun akhirnya berhasil padam dengan sendirinya setelah dibantu oleh sejumlah tetangga sekitar. Lantara mengalami luka bakar yang cukup serius, Rusli beserta istri dan anak-anaknya langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Waktu itu ibuk nak masak, kebetulan Ado tabung gas dibawah meja kompor yang idak dipake. Wong di rumah dak sadar kalau tabung itu bocor, tibo-tibo api langsung nyamber waktu ibu nak masak," ujar Arwadi.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIK SH MH yang mendapatkan laporan kejadian itu mendatangi keluarga korban untuk memberikan santunan atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga Rusli.

"Kejadiannya satu minggu yang lalu, tidak ada korban jiwa namun satu keluarga yang ada di dalam rumah mengalami luka bakar. Saat ini sudah pulang dari rumah sakit dan menjalani rawat jalan di rumah," ujar Kapolres Prabumulih kepada media, Jumat (20/11/2020).

Berkaca dari musibah tersebut, Kapolres Prabumulih menghimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dengan bahaya yang akan mengancam keselamatan jiwa. Khususnya dalam hal penggunaan tabung gas untuk memasak.

"Gas alam dengan gas tabung sifatnya beda. Gas tabung sifatnya berat dibandingkan gas alam, sehingga saat bocor gas tidak langsung ke udara tapi mengendap di lantai. Sehingga saat ada percikan api langsung menyambar. Seperti kejadian yang dialami oleh keluarga Pak Rusli. Mudah-mudahan musibah ini bisa jadi pelajaran bagi kita dan masyarakat," tandasnya. (LN 01)



Posting Komentar