OKI, LapartaNews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) mengklaim tetap berkomitmen menghidupkan kembali kawasan wisata Teluk Gelam.

Salah satunya dengan menawarkan paket kerjasama pengelolaan kawasan ini kepada pihak swasta agar dapat kembali jadi daya tarik wisata di OKI. Salah satu investor yang berminat diantaranya PT Anugerah Utama Bali yang berpengalaman mengembangkan sejumlah destinasi pariwisata di Pulau Dewata.

“Kajian ini penting untuk langkah lebih lanjut terkait penawaran pengembangan kawasan wisata Teluk Gelam karena kita telah memiliki pengalaman kerjasama dengan swasta,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin, S.Pd., MM., M.Pd., saat memimpin rapat penawaran kerjasama pengembangan kawasan wisata Teluk Gelam di Kantor Bupati OKI, Selasa, (23/2/2021).

Rakor ini, kata Husin, dilakukan untuk melakukan kajian mendalam terkait pengembangan pariwisata Teluk Gelam. Apalagi Danau Teluk Gelam masuk dalam kawasan konservasi air nasional berdasarkan Rancangan Desain Tata Ruang (RDTR) Kementrian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII.

“Kalaupun ada pengembangan nanti harus dikedepankan adalah konservasi kawasan ini. Apalagi Teluk Gelam sudah memiliki peta pengembangan kawasan RDTR. Ya, harus disesuikan dengan rancangan itu,” terang Husin.

Selain itu, dampak ekonomi dan sosial masyarakat sekitar juga tidak dikesampingkan agar program menghidupkan kembali Teluk Gelam ini bermanfaat bagi income daerah dan juga masyarakat sekitar.

“Tentu perlu perhitungan tepat sebelum adanya kerjasama dengan pihak ketiga. Apakah hitung-hitungan terkait untung rugi, lingkungan hingga sosial budaya masyarakat sekitar,” jelasnya.

Dia melanjutkan dalam RDTR Kementrian PU PR oleh BBWS VIII, kawasan Teluk Gelam menjadi kawasan konservasi air bagi wilayah sekitar.

Tidak hanya itu, kawasan ini juga direncanakan sebagai pusat pengembangan pariwisata medis, agrikultur hingga pariwisata berkonsep air.

“Sejumlah investor pun berminat untuk berinvestasi seperti Siloam Sriwijaya dan PT Anugerah Utama Bali,” akunya. (**)


Posting Komentar