Korban Muklis usai menjalani operasi di RS AR Bunda Prabumulih


Prabumulih, Laparta News - Aksi kawanan rampok bersenjata api kembali terjadi. Kali ini, aksi perampokan terjadi di wilayah Desa Jiwa Baru Trans Bali, Kecamatan Lubay, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa pagi (16/1) sekitar pukul 07.00 wib.

Kedua pelaku berhasil membawa kabur uang senilai Rp160 juta milik korban Muchlis (45) warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubay, Kabupaten Muara Enim. Tidak hanya merampas uang korban, kedua pelaku juga nekad melukai korban hingga mengalami luka tembak di bagian perut.

Informasi yang dihimpun, aksi perampokan yang dialami korban berawal saat ia bersama anaknya yakni Ferdi (18) hendak pergi menimbang karet. Dengan mengendarai sepeda motor, keduanya melintas melewati jalan di Desa Jiwa Baru Trans Bali.

Saat diperjalanan, dua pelaku yang bersembunyi di balik semak-semak langsung menghadang laju sepeda motor korban. Tanpa banyak bicara pelaku langsung menembak korban Muklis yang saat itu membonceng anaknya.

Korban bersama anaknya pun langsung terjatuh dari atas sepeda motor. Kedua pelaku langsung merampas tas berisi uang yang dipegang oleh anak korban dan langsung kabur melarikan diri ke dalam hutan.

Kepala Desa Gunung Raja Muslimin mengaku, pihaknya mendapatkan laporan tersebut dari warga. Kejadian itu pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Lubay. Sedangkan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih.

"Korban masih di rawat, karena menhalami luka tembak pada bagian perutnya. Kejadian ini sudah kita laporkan kepada polisi," ujar Muslimin saat dibincangi di RS AR Bunda.

Terpisah, Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Lubay AKP Indra saat dikonfirmasi terkait aksi perampokan tersebut telah membenarkan.

"Kita sudah terima laporan, kasusnya masih dalam penyelidikan. Anggota juga sudah kita kerahkan untuk mengejar kedua pelaku," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar