Kapolsek Cambai bersama anggota Satreskrim usai mengamankan pelaku penjambretan

Prabumulih, Laparta News - Acungan jempol sepertinya harus diberikan kepada anggota Satreskrim Polsek Cambai yang telah berhasil meringkus pelaku penjambretan. Dibawah pimpinan Kapolsek Cambai, Ipda Gharasa Sahra Zahira S Trk, pelaku penjambretan yang bernama Ambar Jaya (19) ini berhasil diringkus saat berada di persembunyiannya di Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, pada Sabtu (24/2) sekitar pukul 23.30 wib.

Diringkusnya pelaku penjambretan ini dilakukan setelah korban Apriliani Eka (25), warga Jalan Gagak, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur melapor aksi jambret yang dialaminya ke Mapolsek Cambai. Dalam laporannya, korban yang bekerja sebagai honorer di Pemkot Prabumulih ini dijambret pelaku saat berangkat kerja di Jalan Sindur, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai.

Pelaku yang berjumlah dua orang memepet sepeda motor korban dari samping dan kemudian menjambret tas korban yang berisi satu unit handphone jenis Xiaomi Redmi 4, satu lembar STNK dan satu buah buku tabungan milik korban. Selain kehilangan barang berharga, akibat kejadian itu korban juga mengalami luka lecet di bagian pelipis wajah dan tangan. Peristiwa jambret yang dialami korban terjadi pada 14 Desember 2017 yang lalu.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Cambai, Ipda Gharasa menjelaskan, penangkapan pelaku merupakan antensi pihaknya berdasarkan laporan yang diterima dari korban. Dengan melakukan pengembangan penyelidikan dari keterangan korban, pihaknya berhasil mengetahui keberadaan serta ciri-ciri dan identitas pelaku.

"Pelaku berikut barang bukti berupa HP dan STNK motor milik korban sudah kita amankan. Saat ini kita terus melakukan pengembangan lebih lanjut. Karena pelaku berjumlah dua orang, namun kita sudah kantongi identitasnya," ujar Gharasa.

Dalam penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui jika HP serta STNK motor yang disita dari tangannya merupakan hasil jambret terhadap korbannya. Aksi jambret itu nekad ia lakukan lantaran tidak memiliki pekerjaan.

"Rencananyo HP itu nak kami jual, duitnyo untuk bejajan samo beli rokok. Aku baru kali ini jambret, soalnyo aku lagi dak katek gawean," katanya seraya mengaku menyesali perbuatannya. (LN 01)











Posting Komentar