Polisi lakukan olah tempat kejadian perkara sebelum mengevakuasi jasad korban


Prabumulih, Laparta News - Warga Desa Karang Endah Selatan, Senin pagi (19/3) pukul 06.30 wib mendadak gempar. Pasalnya, seorang warga bernama Rizal (45) dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tergeletak di pinggir jalan setapak dalam kebun karet.

Belakangan identitas korban diketahui bernama Sedian (26) warga Dusun II Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim. Diduga Sedian tewas akibat dianiaya orang tidak kenal. Hal ini dibuktikan dengan sekujur tubuh dan wajah korban mengalami luka robek akibat di hantam benda tumpul dan tajam.

Atas temuannya itu, Rizal pun kemudian menghubungi pihak perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Gelumbang. Tak lama polisi dari Polsek Gelumbang dipimpin langsung Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH langsung melakukan olah TKP. Selanjutnya jasad korban dibawa ke Puskesmas Gelumbang untuk kemudian dibawa ke rumah duka.

Informasi yang dihimpun, penemuan mayat pria yang diduga sebagai korban pembunuhan ini berawal saat Rizal hendak pergi menyadap getah di kebun karet miliknya. Namun, Rizal melihat sesosok tubuh laki-laki dalam kondisi tertelungkup dari kejauhan.

Awalnya ia menduga orang mabuk. Karena penasaran, ia pun mencoba untuk mengecek. Namun alangkah terkejutnya ia setelah mengetahui sesosok tubuh tersebut adalah mayat dengan kondisi tubuh dan wajah dipenuhi luka lebam.

"Saya kaget ada mayat dan langsung saja saya lari dan menghubungi kepala desa. Lalu tak lama kami bersama polisi meninjau lokasi. Wajah dan kepala korban dipenuhi luka yang diduga akibat dihantam pakai benda tumpul dan benda tajam," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono SH mengaku telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Termasuk melakukan evakusi jasad korban dan mengumpulkan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara.

"Dugaan sementera korban pembunuhan. Karena terdapat beberapa luka terbuka dan luka lebam di tubuh dan bagian wajah korban," ujar Kapolsek.

Lebih lanjut Indrowono menjelaskan,  di dekat tubuh korban ditemukan sepotong kayu jenis pelawan sepanjang kurang lebih 50 cm. Terdapat ada bercak darah, diduga alat untuk menghabisi korban, serta ditemukan sepasang sandal dan topi dan 1 (satu) buah kunci motor diduga milik korban.

"Dari hasil otopsi Sedian mengalami luka robek didahi sebelah kanan sedalam 4 cm sampai ketulang, luka robek diatas bibir kanan sedalam 2 cm, luka robek pada dagu sedalam 5 cm sampai tulang, serta luka memar pada leher. Barang bukti yang ditemukan di TKP sudah kita amankan, kasusnya masih kita selidiki lebih lanjut," pungkasnya. (LN 01)

Posting Komentar