Pelatih Borneo FC Akui Dwigol Beto Tentukan Kemenangan Sriwijaya FC
Pesepak bola Sriwijaya FC Alberto Goncalves berusaha melewati pesepak bola PSMS Medan Muhamad Roby pada laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/1/2018). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Olahraga, Laparta News - Tuan rumah Borneo FC gagal memanfaatkan momentum mendulang trofi pramusim pada turnamen Piala Gubernur Kaltim 2018. Pada partai semifinal yang berlangsung Jumat (2/3/2018) malam di Stadion Palaran, Samarinda, Pesut Etam takluk dramatis lewat adu penalti dari tim tangguh Sriwijaya FC.

Meski kalah, momentum lolos ke final sebenarnya sudah berada di depan mata bagi Borneo FC. Hingga pertengahan babak kedua, mereka sudah memimpin dua gol. Sayangnya, kelengahan pertahanan membuat gawang Muhammad Ridho dua kali dibobol Beto. Momentum dua gol balasan tersebut diyakini merupakan titik balik berakhirnya langkah Borneo FC menuju final.

Pelatih tuan rumah, Iwan Setiawan pun tak menampik hal tersebut. Ia sebenarnya sudah mengingatkan para pemain untuk mewaspadai pergerakan para penyerang tim tamu, termasuk Beto.

"Kami sudah unggul 2-0, habis itu 2-2. Jujur saja saya sampaikan ke pemain bahwa tidak mungkin satu pemain lawan bisa melewati empat pemain kami. Berarti ini kesalahan pemain kami dalam mengawasi kekuatan individu pemain Sriwijaya," ungkap Iwan kepada wartawan usai pertandingan semifinal di Stadion Utama Palaran, Jumat (3/3/2018) seperti dikutip Antara.
Meski sempat kembali memimpin 3-2, pada detik-detik akhir lagi-lagi kelengahan membuat gawang Muhammad Ridho bobol oleh tendangan bebas Makan Konate. Skor waktu normal 3-3 pun memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu. 

Dalam 2x15 menit, kedua tim gagal menambah gol. Alhasil pemenang ditentukan lewat adu penalti, dimana pada babak tersebut dari delapan penendang Borneo FC hanya empat yang berhasil menjalankan tugas dengan baik. Di pihak lawan, lima penendang Sriwijaya FC sukses menceploskan bola ke gawang.

Bomber Borneo FC yang turut mencetak satu gol di laga tersebut, Marlon Da Silva, turut mengungkapkan kekecewaannya. "Saya sangat sedih, kecewa dengan hasil ini," tutur Marlon singkat.
Pelatih Iwan Setiawan pun tak kalah kecewa. Meski demikian, ia mengingatkan anak asuhnya agar tak berlarut-larut, mengingat Pesut Etam juga telah dinanti turnamen Liga 1 bulan ini.

"Pertandingan yang sulit dan kami belum bisa meraih hasil maksimal. Pada saat kami kalah di babak adu penalti, meskipun berat, ya harus kami terima ini," imbuh Iwan.

Meski kalah, Borneo FC masih akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam perebutan peringkat ketiga Piala Gubernur Kaltim 2018 pada Minggu (4/3/2018). Pada hari yang sama juga bakal berlangsung duel puncak antara Arema FC melawan Sriwijaya FC.
 (LN 01/ tirto.id - zan/zan)

Posting Komentar