Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP saat menggelar sejumlah barang bukti

# Pelaku Berhasil Kabur

PALI, Laparta Mews - Anggota Satres Narkoba Polres Muara Enim lakukan penggerebekan sebuah rumah yang diduga milik bandar sabu. Penggerebekan dilakukan pada Selasa pagi (20/3) sekitar pukul 08.30 wib, di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Sayangnya dalam penggerebekan itu, petugas tidak berhasil meringkus pelaku yang sudah menjadi target operasi. Namun, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 1,2 kilogram senilai Rp2 Miliar. Uang tunai sebesar Rp359.470.000, satu buah brankas, dua unit timbangan digital, tujuh bungkus besar klip plastik dan satu buah KTP atas nama tersangka.

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Darmawan tersebut cukup menyedot perhatian warga sekitar. Sehingga kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh pelaku untuk kabur.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP, saat melakukan press release di depan Mapolsek Talang Ubi, Selasa sore (20/3) menjelaskan, pelaku sudah lama menjadi target operasi polisi. Hanya saja untuk menguatkan bukti, polisi harus menyelidiki gerak-gerik pelaku selama kurang lebih dua minggu.

"Meskipun berhasil kabur, kita sudah kantongi identitas pelaku yang berinisial AA. Pelaku memang sudah lama menjadi target operasi kita," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, terkait barang bukti yang berhasil diamankan, sempat beredar selentingan kabar dari warga yang menyaksikan penggrebekan. Bahwasanya, barang bukti sabu yang diamankan petugas sebanyak 2 kilogram serta uang miliaran rupiah. Namun, hal tersebut menurut Kapolres tidaklah benar.

"Makanya kita langsung meluruskan dengan menggelar perkara untuk diketahui rekan-rekan media dan masyarakat. Sabunya yang bernilai miliaran, bukan uang tunai," tutur Kapolres yang didampingi Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM, Ketua DPRD PALI, Drs Soemarjono dan Kepala Kejaksaan Negeri PALI, Yunitha Arifin.

Saat ini, tambah Kapolres, pihaknya masih terus menyelidiki keberadaan tersangka.

"Kita akan terus lakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun sebelum tertangkap kita himbau kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar