Lawan Kotak Kosong di Pilpres, Jokowi Bakal Keok?


Jakarta, Laparta News - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Indonesia memang terbilang masih lama. Namun, satu nama sudah muncul untuk dicalonkan sebagai calon presiden (capres). Siapa lagi kalau bukan Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Jokowi secara resmi kembali diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pencalonan Jokowi diputuskan setelah partai berlambang banteng ini melakukan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP di Bali beberapa waktu lalu.

Nah sejauh ini, belum ada nama lain yang muncul untuk menandingi Jokowi dalam pencalonan dirinya sebagai capres di Pilpres 2019 mendatang. Jika tidak ada tandingan tentunya Jokowi akan dinobatkan sebagai cpres petahana tunggal yang akan berhadapan dengan kotak kosong.

Tentunya akan muncul pertanyaan, apakah dalam pencalonan dirinya sebagai capres, Jokowi akan mampu melawan kotak kosong ?

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Jakarta, Hendri Satrio mengatakan, Presiden Joko Widodo saat ini masih di atas angin untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Menurutnya, hal itu berdasarkan berbagai survei nama Jokowi selalu teratas.

Namun berbeda bila Jokowi dihadapkan dengan kotak kosong saat Pilpres. Hasilnya, kata dia, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan kalah.

"Kalau lawan kotak kosong, Jokowi akan kalah, hanya mendapatkan 44 persen malah," kata Hendri dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (3/3/2018).

Pendiri Kedai Kopi itu menilai, pihaknya memang melakukan survei terkait head to head antara Jokowi dengan kotak kosong. Pasalnya, semua tokoh termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan kalah melawan Jokowi.

"Bila kita mengacu survei Kedai Kopi, muncul satu pertanyaan, bagaimana kalau Jokowi diadu kotak kosong. Karena Jokowi kalau diadu dengan siapapun menang, lawan Prabowo menang, lawan Anies menang, lawan siapapun menang," ujarnya.

Hendri mengungkapkan sampai saat ini Jokowi memang yang paling berpeluang untuk menjadi presiden kembali. Sehingga, perlu strategi yang tepat dan perjuangan yang keras bagi parpol koalisi untuk melawan mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Semua nama dicoba (survei), kalah. Mulai dari Prabowo, Anies, Gatot (mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo), TGB Zainul Majdi (Gubernur NTB), semuanya kalah," tandasnya. (LN 01/ Net)

Posting Komentar