Sejumlah warga dan petugas berusaha untuk mengevakuasi jasad korban yang ditemukan tewas tergantung


PALI, Laparta News - Belum sempat terungkap motif tewasnya Sitan (80) yang ditemukan membusuk di kebunnya, kini giliran anaknya Saitol (30) yang ditemukan membusuk dalam keadaan tergantung di dahan pohon.

Jasad Saitol ditemukan sehari setelah ayahnya juga ditemukan tewas dalam keadaan membusuk di anak sungai yang ada di kebunnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jasad Sitan ditemukan pada Kamis (12/4), sekitar pukul 16.00 WIB, di kebun miliknya, di Desa Persiapan Marga Mulya atau Talang Beton, Kecamatan Penukal Utara.

Lalu, Jumat pagi (13/04/18) sekitar pukul 07.00 WIB, Saitol pun ditemukan tak bernyawa dalam keadaan tragis, tergantung di sebuah pohon, berjarak sekitar 300 meter dari penemuan jasad ayahnya, Sitan.

Kedua mayat malang itu kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Warga memprediksi, mereka sudah wafat sejak satu pekan lalu.

Informasi yang dihimpun, penemuan jasad Saitol diketahui saat saksi yakni Samsenal (72) dan Romsi (35) serta keluarga korban lainnya mendatangi kebun tempat ditemukannya jasad Sitan.

Kedatangan mereka sengaja untuk mencari keberadaan Saitol. Pasalnya, diketahui Saitol saat itu pergi meninggalkan rumah ke kebun bersama dengan ayahnya.

Pada saat dicari dengan menyusuri sekeliling kebun, keluarga korban mendapati Saitol juga sudah tewas tergantung di dahan pohon. Korban tewas dengan kondisi leher terjerat tali.

Setelah ditemukan, jasad korban yang sudah membusuk kemudian di bawa ke Puskesmas Tempirai untuk di visum. Tidak ditemukan tanda2 kekerasan di tubuh korban, hanya di temukan lidah menjulur serta luka bekas jeratan di leher.

Menurut Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alfian SH, dugaan sementara Saitol meninggal karena bunuh diri. Sebab saat ditemukan lidah korban dalam keadaan terjulur.

"Kalau motifnya masih kita lidik. Namun korban Saitol resmi bunuh diri. Karena dilihat dari lidah korban yang terjulur," terang Kapolsek, Jum'at malam (13/4/2018).

Sedangkan ayahnya Sitan, tambah Kapolsek, mempunyai riwayat penyakit asma. Sehingga dugaan sementara menyimpulkan korban meninggal lantaran sakit.

"Visum sudah kita lakukan. Tak ditemukan tanda kekerasan di tubuh keduanya. Saat ini jasad mereka sudah dikebumikan. Keluarga korban juga sudah mengikhlaskan, serta tak bersedia dilakukan otopsi," tandasnya. (Red)

Posting Komentar