Ratusan warga Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat tampak antusias mengikuti senam sehat kampanye dialogis Ridho-Fikri


Prabumulih, Laparta News - Hujan deras yang mengguyur wilayah Prabumulih tidak menyurutkan semangat warga untuk menghadiri kampanye dialogis pasangan calon Walikota Ir H Ridho Yahya MM dan Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH. Bahkan ratusan warga tampak antusias berdatangan ke lokasi kampanye yang digelar di lapangan Perumahan Kepodang, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Jumat (04/05).

Bahkan ratusan masyarakat yang hadir dalam kampanye sehat ala Ridho-Fikri itu sepakat untuk menolak kolom kosong. Artinya, masyarakat lebih percaya untuk memilih kolom bergambar paslon Ridho-Fikri.

Hal itu disampaikan sejumlah warga lantaran kepemimpinan Ridho-Fikri sudah terbukti dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meskipun kolom kosong juga sah untuk dipilih namun masyarakat mengaku enggan untuk menoleh kolom kosong.

"Untuk apa kami mau memilih kolom kosong. Isinya saja sudah tidak jelas. Kami ingin pemimpin yang nyata dan benar-benar mencintai Prabumulih serta masyarakatnya," ujar Beni (40), warga perumahan Kepodang.

Hal senada juga disampaikan oleh Ridwan (58) yang mengaku banyak perubahan yang telah dilakukan oleh paslon Ridho-Fikri selama memimpin Prabumulih. Berbagai program kerakayatan serta pembangunan infrastruktur telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan, perumahan Kepodang yang sebelumnya tidak tersentuh pembangunan kini di tangan Ridho-Fikri sudah banyak perubahan.

"Jalan lingkungan kita sudah dicor dan diaspal. Masyarakat juga dibantu, ada musibah beliau selalu hadir dan memberi semangat kepada masyarakatnya. Jadi untuk apa kami memilih kolom kosong. Jika kami memilih kolom kosong sama saja kami menzolimi Ridho-Fikri yang selama ini telah terbukti berbuat banyak untuk kemajuan masyarakat dan Prabumulih," katanya.

Sementara itu, dalam orasinya paslon petahana yang juga menjadi paslon tunggal di Pilkada Prabumulih, Ridho-Fikri mengaku sangat terharu dan bangga dengan kekompakan yang telah ditunjukkan oleh masyarakat. Pasangan ini yakin, jika masyarakat Prabumulih mengerti dan paham harus memilih siapa untuk memimpin Prabumulih.

"Kalau tidak ingin Prabumulih dikuasai oleh para penguasa yang serakah maka jangan sia-siakan suara untuk orang yang tidak jelas. Kemenangan kami ada di tangan warga Prabumulih. Maka dari itu masyarakat harus bijak dalam menentukan pilihannya," ungkap Ridho dalam orasinya.

Ridho mengaku, jika masyarakat lebih memilih kolom kosong sama saja masyarakat tidak mencintai Prabumulih. Untuk itu, pria yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengajak seluruh warga Prabumulih untuk menyalurkan hak suaranya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 Juni 2018.

"Satu suara akan menentukan nasib Prabumulih. Mari bersama kita jaga kekompakan, rapatkan barisan dan satukan suara untuk memajukan Prabumulih," pungkasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh H Andriansyah Fikri. Putra Prabumulih ini mengaku untuk memimpin Prabumulih bukanlah suatu hal yang mudah. Berbagai godaan serta hujatan yang disampaikan oleh sejumlah orang yang tidak senang dengan kepemimpinan Ridho-Fikri dianggap sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan jiwa besar.

"Tidak ada manusia yang sempurna, namun bukan berarti kita harus terpecah belah demi mementingkan kepentingan pribadi. Mari selalu kita jaga kekompakan ini. Prabumulih ini miliki kita semua, bukan milik orang-orang serakah yang hanya ingin meraup hasil kekayaan di Prabumilih," tandasnya seraya mengajak seluruh warga Prabumulih untuk mencoblos surat suara bergambar paslon Ridho-Fikri. (LN 01)

Posting Komentar