Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM didampingi GM Pertamina EP Asset 2 A Pujianto saat meresmikan Jembatan Air Manau yang ditandai dengan pemotongan pita


Prabumulih, Laparta News - PT Pertamina EP Asset 2 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kota Prabumulih dalam hal pembangungan. Kali ini, perusahaan plat merah ini telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Air Manau yang selama ini rusak parah.

Jembatan yang menjadi akses penghubung bagi masyarakat Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan ini kini telah dapat difungsikan dan dilewati oleh kendaraan yang melintas setelah diresmikan.

Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dan GM Pertamina EP Asset 2 A.Pujianto, pada Jumat (12/10). Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan TNI Zipur, Polres Prabumulih serta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya Pujianto mengatakan, Jembatan Air Manau merupakan akses yang cukup vital sebagai jalan penghubung dan penunjang aktivitas warga setempat. Selain itu, keberadaan jembatan tersebut juga dijadikan sebagai akses mobilitas bagi perusahaan menuju lokasi sumur eksplorasi kerja PT Pertamina.

Pembangunan jembatan yang merupakan bantuan dari PT Pertamina EP Asset 2 ini dilakukan mengingat kondisi jembatan yang sebelumnya sudah tidak layak untuk dilewati. Sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan jadi terganggu.

"Ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap pembangunan infrastuktur yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain jembatan, saat ini kita juga tengah membangun akses Jalan Nigata di Kelurahan Anak Petai," ujar Pujianto.

Masih kata Pujianto, dengan telah dibangun dan diresmikannya Jembatan Air Manau, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan dan memelihara dengan baik bangunan tersebut. Sehingga keberadaan jembatan betul-betul dirasakan manfaatnya secara maksimal dan berkelanjutan.

“Jembatan ini adalah untuk kebutuhan kita bersama. Terimakasih pada semua pihak dan semoga Pertamina dapat terus berkontribusi bagi Kota Prabumulih," imbuhnya.

Sementara itu, Ridho Yahya mengucapkan rasa syukurnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Pertamina. Dengan dibangunnya jembatan tersebut secara tidak langsung PT Pertamina telah turut meringankan beban Pemkot Prabumulih dalam membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Ridho menilai sudah banyak yang yang telah dilakukan PT Pertamina bagi Kota Prabumulih. Salah satunya adalah kerjasama dalam membangun jaringan gas kota yang telah menjadikan Prabumulih sebagai satu-satunya kota percontohan di Indonesia yang seluruh masyarakatnya menggunakan gas rumah tangga.

“Tidak hanya rumah tangga, saya ingin kedepan mobil juga pakai gas dan listrik. Jika kita mampu merawat dan dikerjakan dengan baik tentu konsentrasi bantuan dari pusat terus mengalir untuk Prabumulih,” bebernya.

Ridho berharap, PT Pertamina sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengolahan minyak dan gas terus komitmen dan menjalin kerjasama dengan pemerintah setempat maupun masyarakat.

”Jalan Nigata pembangunannya baru 2 kilometer. Kedepan kita bisa sama-sama bersinergi. Kalau Pertamina dari pangkal hulunya  dan Pemkot Prabumulih dari ujung hilirnya maka akan bermuara dan bertemu ditengah. Tentunya pembangunan jalan tersebut akan segera cepat terselesaikan. Sehingga bisa sama-sama dirasakan manfaatnya baik masyarakat maupun perusahaan," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar