Band Pokemon bersama CAMP saat tampil dalam aksi peduli gempa Palu, Sigi dan Donggala di Taman Kota Prabujaya
Prabumulih, Laparta News - Bencana alam yang terjadi di Palu ternyata tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi masyarakat di Palu saja. Duka gempa tsunami di Sigi, Donggala dan Palu Sulawesi tengah juga menjadi duka bagi seluruh masyarakat Indonesia, Prabumulih pada khususnya. 

Pasca gempa tsunami di Palu, Masyarakat Kota Prabumulih dari berbagai element tanpa komando langsung bergerak cepat menggelar penggalangan dana dengan berbagai cara. 

Ada yang turun ke jalan, ada yang melalui pagelaran musik dari komunitas pelaku musik Prabumulih, lelang amal bonsai oleh Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Prabumulih bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih dan konser kecil-kecilan seperti yang digelar oleh Comunity All Musician Prabumulih (CAMP) pada kegiatan Pameran Bonsai Piala Kajari Prabumulih 2018 Jumat (05/10/2018), di Taman Kota Prabujaya.

Dengan semangat kebersamaan mereka bekerja tanpa pamrih dengan satu tekad mulia yakni membantu sesama yang terkena bencana alam tsunami Donggala Palu. 

"Awalnya ingin berpartisipasi memeriahkan Pameran Bonsai yang digelar oleh Kejari Prabumulih. Namun berhubung di undangan yang kita terima ada gambar PRAY FOR PALU DONGGALA iya langsung kita buat konser amal untuk membantu saudara kita yang terkena bencana alam di Donggala Palu Sulawesi Tengah" ujar Arif Arnic Ketua CAMP Prabumulih.

Suami dari Hana Monica ini juga mengaku tidak punya persiapan khusus untuk menggelar acara dan hanya menginformasikan ke beberapa group band saja yang tergabung dalam CAMP Prabumulih.

"Takut merepotkan panitia. Selain waktu yang terbatas untuk ngejam, pesertanya bakal membludak dan tentu memakan waktu yang lama. Namun begitu kita juga meminta maaf kepada panitia apabila ada kekurangan baik dalam perlakuan maupun perkataan. Dan dari hasil penggalangan dana yang terkumpul oleh anak-naka CAMP tadi mohon diterima oleh Panitia untuk secepatnya dapat dikirimkan kepada saudara kita di Palu dan Donggala" ujar Arif seraya menyerahkan dana yang terkumpul kepada panitia yang diterima langsung oleh Jun Manurung selaku sekretaris Panitia. (LN 01/JM)

Posting Komentar