Polisi tampak melakukan identifikasi terhadap jasad korban
Prabumulih, Laparta News - Sesosok tubuh berjenis kelamin laki-laki ditemukan terbujur kaku di depan teras rumah kosong di Jalan Kopral Hanapiah, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, pada Rabu pagi (21/11) sekitar pukul 07.00 wib. Temuan mayat tersebut tentunya membuat heboh warga setempat yang kemudian dilaporkan ke Mapolsek Prabumulih Barat.

Mendapat laporan tersebut, polis pun langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dilakukan identifikasi jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih.

Belakangan diketahui pria tersebut bernama Darlis (66), warga Jalan Kelapo, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara. Diduga korban tewas lantaran mengidap penyakit jantung yang sudah lama dideritanya.

Informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Leni (36) warga setempat. Saat itu dirinya hendak ke pasar dan melintas di tempat kejadian.

Ia curiga melihat korban terbujur kaku dalam keadaan tertelungkup di teras depan rumah kosong tempat korban biasa tidur. Ia pun lantas mencoba memanggil korban namun tidak ada jawaban.

Lantaran curiga melihat korban sudah terbujur kaku, Leni pun kemudian melaporkan hal tersebut ke warga lainnya. Setelah di cek ternyata korban sudah tidak bernyawa.

"Dio (korban, red) sudah sebulan terakhir galak tiduk disano. Biasonyo dio tiduk di kursi yang ado di depan toko itu. Tapi pas aku lewat dan jingok dio sudah terbujur kaku di lantai. Aku langsung manggil warga dan baru tahu kalau dio sudah meninggal," ujar Leni kepada polisi.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Murshal Madi SE saat dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan temuan mayat tersebut. Setelah dilakukan cek TKP, korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Kota Prabumulih.

"Saat ditemukan ada bekas luka di pelipis wajah bagian kanan. Diduga korban jatuh dari atas kursi tempat ia biasa tidur," ungkap kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, awalnya korban diduga seorang tuna wisma. Namun, setelah ditelusuri ternyata korban ada keluarga di Prabumulih. Hanya saja korban enggan pulang ke rumah dan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar. Bahkan korban sering bermalam di emperan toko dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Jenazah korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga. Berdasarkan keterangan pihak keluarganya korban ini memiliki riwayat penyakit jantung dan memang jarang pulang ke rumah. Kematian korban tidak ada indikasi kekerasan, korban murni meninggal lantaran sakit," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar