Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya saat menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr Ir Siti Nur Baya Bakar di Jakarta

Jakarta, LapartaNews - Sebanyak 6 Guburnur dan 44 kepala daerah Kabupaten dan Kota se Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai pembina program kampung iklim (Proklim) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup, Dr Ir Siti Nurbaya Bakar M.sc memberikan secara langsung penghargaan kepada Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM yang di dampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih Dwi Koryana di Gedung Auditorium Manggala Wanabakti Jakarata, Rabu (02/10/2019).

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ir Dwi Koryana menyebut penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dari kementerian terhadap upaya pengendalian iklim yang telah dilakukan di sejumlah desa dan kelurahan yang ada di Kota Prabumulih.

"Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang telah aktif dalam upaya pengendalian iklim. Alhamdulillah Kota Prabumulih masuk dalam kategori itu" ujar Dwi Koryana.

Dwi menuturkan, penghargaan yang diterima merupakan kerja keras Pemerintah Kota Prabumulih dan masyarakat dalam menaggulangi perubahan iklim terutama pemanasan global.

"Penghargaan ini berkat kerja keras bersama. Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat, yang aktif ikut mensukseskan program mengatasi pemanasan global," bebernya.

Terpisah, Field Limau Manager, M Nur menambahkan, penghargaan yang diterima Pemkot Prabumulih tak terlepas dari peran serta Kelompok Wanita Tani (KWT) di bawah binaan PT Pertamina.

Melalui program kawasan pertanian toga organik (Pertaganik) yang dilakukan oleh KWT di Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), secara tidak langsung juga telah berkontribusi dalam mendukung program Kementrian Lingkungan Hidup menciptakan kampung iklim.

"Program binaan kita ini juga selaras dengan program Pemkot Prabumulih dan PKK. Selain Desa Karya Mulya binaan kita juga terdapat di Desa Sinar Rambang. Selain tanaman sayur dan tanaman obat, kelompok tani ini juga dibina cara mengolah pupuk kompos untuk tanaman," pungkasnya. (LN 01)

Posting Komentar