Terlihat kondisi aspal terkelupas di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di depan kantor Bank Mandiri. Padahal jalan tersebut baru beberapa bulan diaspal.

Prabumulih, LapartaNews - Mulusnya Jalan Jendral Sudirman yang sebelumnya telah diaspal sepertinya tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, jalan yang baru beberapa bulan dilakukan perbaikan itu kini sudah mulai rusak.

Ironisnya kerusakan jalan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Prabumulih itu diduga bukan disebabkan oleh kendaraan yang berlalu lalang, melainkan kerusakan disebabkan oleh guyuran air hujan. Hujan deras yang mengguyur Kota Prabumulih pada Kamis sore (19/03/2020) membuat aspal rusak dan terkelupas.

Parahnya lagi kerusakan itu tidak hanya terdapat di satu titik saja. Namun kerusakan juga terdapat di sejumlah titik di sepanjang Jalan Jendral Sudirman.

Seperti yang terlihat di depan Kantor Bank Mandiri yang merupakan salah satu titik terparah. Kondisi aspal terkelupas kurang lebih sepanjang 8 sampai 10 meter.

Kondisi tersebut tentunya sangat disayangkan banyak pihak. Sejumlah warga pun mulai berkomentar pedas atas semrawutnya pembangunan di Kota Prabumulih yang dinilai dikerjakan asal-asalan.

Sebab Jalan Jendral Sudirman itu baru saja diperbaiki. Bahkan tak tangung-tanggung dana yang digelontorkan untuk perbaikan jalan yang bersumber dari bantuan gubernur (Bangub) tahun 2019 itu mencapai Rp22,6 Miliar.

Salah satu petugas parkir yang biasa mangkal di kawasan itu mengaku, kerusakan pada aspal di jalan tersebut disebabkan oleh hujan deras. Lantaran drainase tidak berfungsi dengan baik membuat air hujan menggenangi jalan.

"Sebelum hujan turun aspalnya masih bagus. Esoknya waktu saya mau kerja ternyata sudah hancur seperti itu. Bahkan rusaknya sampai ke bagian tengah jalan," ujarnya saat dibincangi portal ini, Jumat (20/03/2020).

Sementara itu, Hendri (38), warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih mengaku heran dengan kondisi pembangunan di Kota Prabumulih. Salah satunya perbaikan Jalan Jendral Sudirman yang menurutnya tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.

"Kebetulan saya mau ke bank, saat parkir di pinggir jalan ternyata aspalnya sudah banyak yang terkelupas. Perasaan jalan ini belum lama diaspal tapi sudah hancur," katanya.

Tidak hanya itu, ia pun juga mengeluhkan kondisi trotoar yang dibangun di sepanjang Jalan Sudirman yang menurutnya aneh. Pagar stainless yang dipasang sepanjang trotoar dianggap tidak ada manfaatnya.

"Baru di Prabumulih ini saya melihat ada trotoar yang dipasang pagar. Gunanya untuk apa juga tidak jelas, kalau untuk menghalangi kendaraan naik ke atas trotoar kenapa tidak ditinggikan saja bangunan trotoarnya. Saya rasa pembangunan di kota ini kurang perencanaan yang matang. Sehingga banyak pembangunan yang tidak tepat sasaran dan mubazir," katanya. (LN 01)

Posting Komentar