Sejumlah petugas tampak berjaga di posko pemantauan yang sengaja didirikan di sejumlah perbatasan wilayah Kabupaten Agam untuk antisipasi penyebaran wabah virus covid-19

AGAM, LapartaNews - Tim gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Agam perketat pengawasan di wilayah perbatasan daerah, untuk memutus mata rantai potensi penyebaran virus corona.

Koordinator Bidang Komunikasi-Pencegahan GTP2 Covid-19 Agam,Rahman mengatakan, beberapa titik jalur perbatasan saat ini diawasi dan para petugas melakukan pengawasan terhadap seluruh kendaraan yang memasuki wilayah Kabupaten Agam, termasuk kendaraan pribadi.

Langkah pengawasan tapal itu, merupakan tindaklanjuti dari instruksi Bupati Agam, untuk mendukung keputusan Gubernur Sumbar dalam mengawasi jalur-jalur perbatasan, terutama untuk mendata para pendatang, termasuk mendeteksi kondisi kesehatan sebelum masuk ke wilayah Kabupaten Agam.

Posko pengawasan lintas batas tersebut, dibangun di seluruh wilayah batas Kabupaten Agam, baik dengan Padang Pariaman di Tiku dan Malalak, dengan Pasaman Barat di Palembayan, dengan Pasaman di Palupuah, dengan 50 Kota di Payakumbuh di Baso, dengan Tanah Datar di Sungai Pua dan Baso, serta dengan Bukittinggi di Banuhampu.

Pengawasan lintas batas yang melibatkan personil gabungan dari berbagai OPD Pemkab Agam, melibatkan jajaran TNI-Polri, bertugas mendata para pendatang, termasuk seluruh kendaraan yang lalulalang memasuki wilayah Kabupaten Agam, termasuk kendaraan pribadi.

Dikatakan, langkah ini sebagai salah satu upaya antisipasi yang dilakukan untuk mendata dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Agam, karena diprediksi pekan-pekan ini, siklus penyebaran virus corona trennya meningkat, termasuk makin tingginya jumlah ODP di Kabupaten Agam.

“Kita antisipasi dari seluruh aspek, agar potensi penyebaran covid19 bisa diputus, dan masyarakat bisa terhindar dari virus corona itu,“ ulas Rahman. (AL)

Posting Komentar