Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM

Prabumulih, LapartaNews - Bertambahnya jumlah warga yang positif corona atau covid-19 menjadi empat orang membuat status Kota Prabumulih dinyatakan sebagai wilayah zona merah. Bahkan satu pasien positiv covid-19 meninggal setelah sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Pusat dr Moehammad Hoesin Palembang beberapa waktu lalu tepatnya pada 23 Maret 2020.

Meski demikian Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM belum melakukan rapid test covid-19 secara pribadi. Padahal pasien covid-19 yang meninggal tersebut merupakan anak buahnya yang merupakan seorang pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih.

Belum dilakukannya rapid test terhadap Walikota Prabumulih dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dr Tedjo Happy. Menurutnya, rapid test tersebut diutamakan untuk orang terdekat yang kontak langsung dengan pasien covid-19 yang telah meninggal, khususnya yakni keluarga dan petugas medis.

"Karena yang lebih dekat dan sering kontak langsung dengan pasien. Makanya mereka yang lebih diutamakan untuk dilakukan test ini. Apalagi jumlah alat rapid test yang kita terima dari Gubernur Sumsel juga terbatas hanya 80 saja," ujar dr Tedjo saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (04/04/2020).

Lebih lanjut dr Tedjo menuturkan, pihaknya telah melakukan rapid test terhadap keluarga dan sejumlah petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih. Hasilnya, dari keseluruhan rapid test yang dilakukan terdapat tiga orang yang dinyatakan positiv covid-19.

"Ketiga orang ini adalah keluarga dari pasien. Sedangkan untuk petugas medis sendiri hasilnya negatif. Ketiga orang ini sudah menjalani isolasi mandiri di RSMH Palembang," katanya.

Masih kata dr Tedjo, saat ini Pemkot Prabumulih telah memesan sebanyak kurang lebih 2000 alat rapid test covid-19. Alat ini nantinya akan digunakan untuk memeriksa petugas medis dan orang dalam pengawasan (ODP).

"Untuk Pak Walikota sendiri akan menyusul dilakukan rapid test nanti, setelah alat test yang dipesan sudah tiba. Begitu juga dengan kami dan pejabat lainnya di Pemkot Prabumulih," tandasnya. (LN 01)


Posting Komentar