Ratusan karung beras bantuan dari Pemkab Agam untuk penanganan wabah virus covid-19 mulai disalurkan kepada warga di Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya

AGAM, LapartaNews - Setelah bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Agam disuplai, akhirnya Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menyalurkan bantuan beras sebanyak 4,5 ton lebih kepada masyarakat terdampak wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Minggu (5/4).

Wali Nagari Duo Koto, Joni Syafri menyebutkan, beras akan disalurkan kepada 245 KK yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di luar penerima bantuan sembako. Bantuan ini merupakan dari Pemkab Agam, selain beras juga disediakan garam sebanyak 490 bungkus.

“Bantuan kita salurkan dengan cara mengantarkan langsung ke rumah warga, dibantu oleh kepala jorong dan tim khusus,” ujarnya.

Joni mengakui tidak semua masyarakat terdampak wabah Covid-19 yang terakomodir dari bantuan ini. Namun pihaknya akan tetap berupaya lebih maksimal, karena ia menyadari pada umumnya masyarakat mengalami krisis ekonomi yang hebat dampak virus corona tersebut.

“Kita sudah memiliki data warga yang di luar DTKS dan tinggal pengajuan bantuan kepada Dinas Sosial. Namun untuk sementara kita realisasikan dulu bantuan ini sesuai data yang ada,” sebutnya.

Dijelaskannya, bagi masyarakat non PNS, TNI, Polri, karyawan BUMN dan BUMD serta PKH penerima BPNT aktif, pemerintah daerah telah membuka peluang kepada nagari untuk pengajuan bantuan bagi masyarakat kehilangan mata pencaharian dampak pandemi Covid-19 melalui APBNagari.

Ia mengatakan, di Nagari Duo Koto hanya beberapa KK lagi yang belum mendapatkan bantuan berasal dari warga non DTKS. Mereka dinyatakan berhak mendapatkan bantuan setelah dilakukan verifiksi beberapa waktu lalu. Saat ini pihaknya sedang merekap daftar kebutuhan warga itu, apakah berbentuk beras atau sembako.

“Untuk itu, tunggulah di rumah dan kami pasti datang dalam waktu dekat ini,” ulasnya. (AL)

Posting Komentar