Prabumulih, LapartNews - Kolam air mancur di Taman Prabujaya, Kelurahan Peabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur memakan korban jiwa. Seorang bocah yang masih duduk di sekolah dasar tewas tenggelam saat berenang di dalam kolam tersebut.

Korban bernama Maulana Zaki Pratama yang masih berusia 11 tahun, warga Jalan Kopral Toya, Gang Sepakat, RT 01 RW 04 Kelurahan Pasar 2, Kecamatan Prabumulih Utara.

Informasi yang dihimpun, tewasnya korban terjadi pada Kamis 21 Mei 2020 sekira jam 10.00 WIB. Saat itu, korban bersam dengan adiknya yakni Naufal (8) sedang berenang di dalam kolam air mancur Taman Prabujaya bersama dengan teman-temannya.

Saat asik berenang, korban melihat Naufal adiknya akan tenggelam. Sontak saja korban langsung menyelamatkan adiknya yang hampir tenggelam.

Namun naasnya, setelah menyelamatkan adiknya korban malah tenggelam ke dasar kolam. Sontak saja adik dan sejumlah teman korban yang menyaksikan itu langsung berteraik meminta pertolongan.

Sejumlah warga yang berada di lokasi taman langsung menolong korban. Namun sayang korban ternyata sudah meninggal lantaran kehabisan nafas saat dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudharmaya SH SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, Kompol Alhadi Ajansyah didampingi Kanitreskrim Ipda Ferdy SH membenarkan adanya peristiwa tenggelamnya seorang bocah di kolam air mancur Taman Prabujaya.

Ipda Ferdy menjelaskan, korban meninggal lantaran tenggelam saat berenang di dalam kolam tersebut. Pihaknya telah mendatangi rumah duka untuk mengumpulkan data dan keterangan sejumlah saksi.

"Korban murni meninggal karena tenggelam saat menyelamatkan adiknya. Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Ipda Ferdy meminta agar para orangtua lebih waspada dalam mengawasi anak-anak dalam bermain. Begitu juga kepada petugas yang menjaga Taman Prabujaya untuk melarang anak-anak berenang di dalam kolam tersebut.

"Apalagi kolamnya cukup dalam dan tidak ada pagar pengaman. Mudah-mudahan kejadian ini bisa jadi pelajaran kedepan agar tidak terulang lagi," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar