Juru bicara GTP2 Covid-19 Agam Khasman Zaini 
Agam, LapartaNews - Lima puskesmas di Kabupaten Agam ditutup karena 9 tenaga kesehatan dinyatakan positif terpapar Virus Corona. Bagi warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan terpaksa diminta datang ke Puskesmas lain yang terdekat.

Dari data yang didapat puskesmas yang ditutup beroperasi antara lain Puskesmas Biaro, Puskesmas Pakan Kamih, Puskesmas Kecamatan Ampek Angkek, Puskesmas Lubuk Basung, Puskesmas Tilatang Kamang, Puskesmas Baso, dan Puskesmas Lasi, Canduang.

Hal tersebut dibenarkan juru bicara GTP2 Covid-19 Agam Khasman Zaini saat di temui di posko Covid-19 Lubuk Basung.

“Ini langkah antisipasi dan upaya memutus rantai penyebaran covid-19, karena pasar menjadi salah satu lokasi yang rawan penyebaran virus corona karena banyaknya pendatang yang tidak bisa dideteksi kondisi kesehatannya,” ujar Khasman Zaini, Jum'at (8/5).

Penutupan tidak hanya pada lima puskesmas saja, kegiatan transaksi jual beli dipasar tradisionalpun ikut ditutup tanpa batas waktu yang tidak ditentukan, dan juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di area lingkungan komplek puskesmas tersebut.

Mengingat banyaknya petugas kesehatan yang terpapar Covid-19, yang sudah mencapai 9 orang dari 13 orang yang terpapar virus yang ada di Kabupaten Agam, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Agam, Dr Elvera Susanti, SpP,FAPSR menganjurkan agar pelayan di puskesmas yang masih beroperasi agar dibatasi pelayanannya. (AL)

Posting Komentar