Sejumlah tim medis melakukan pemakaman terhadap jenazah pasien covid-19 di tempat pemakaman umum Jambat Panjang, Kecamatan Prabumulih Barat

Prabumulih, LapartaNews - Jumlah kasus pasien positif covid -19 yang meninggal di wilayah Kota Prabumulih kembali bertambah menjadi dua orang. Kali ini seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 asal Prabumulih dinyatakan meninggal setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Pasien perempuan dengan inisial NH berusia 66 tahun itu merupakan warga Kecamatan Prabumulih Barat. Pasien dinyatakan positif covid-19 setelah dilakukan rapid test.

Kepala Dinkes Kota Prabumulih dr Happy Tedjo melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Joko Listiano SKM membenarkan NH (66) merupakan pasien PDP yang terkonfirmasi positif covid-19 melalui hasil Rapid Test.

"Benar pasien sempat dirujuk ke RS Muhammadiyah Palembang dan terkonfirmasi positif covid-19 melalui Rapid Test. Pasien meninggal dunia subuh tadi," terangnya ketika dibincangi di lokasi TPU Jambat Panjang Kota Prabumulih, Jumat siang (1/5/2020).

Ia menyebutkan bahwa pasien saat datang ke rumah sakit Rabu (29/4/2020) dengan keluhan panas disertai sesak nafas. Setelah diperiksa melalui Rapid Test, pasien positif Covid-19 dengan status transmisi lokal.

"Pasien memang sudah ada keluhan sejak dari rumah dan belum sempat satu hari dirawat beliau akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya subuh tadi. Untuk statusnya lokal, dan kami masih menyelidiki pasien sudah kontak dengan siapa saja," terangnya.

Petugas kesehatan Dinkes Prabumulih maupun pihak RS Muhammadiyah Palembang juga sudah memberikan pengobatan maksimal. Tapi karena kondisinya terus memburuk, pasien meninggal dunia, Jumat (1/5/2020) subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

"Kemarin sore pasien dirujuk ke RS Muhammadiyah Palembang namun belum sempat dilakukan test swab. Tapi dari hasil Rapid Test pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 yang memiliki riwayat penyakit diabet," tandasnya. (**)

Posting Komentar