Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM didampingi Direktur RSUD Kota Prabumulih, dr Hesty saat meninjau langsung kondisi ruang rawat khusus pasien covid-19 yang disiapkan sebanyak 9 ruangan di RSUD Prabumulih

Prabumulih, LapartaNews - Berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Prabumulih dalam pencegahan penyebaran wabah virus corona atau covid-19. Selain langkah sosialisasi serta bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak corona, Pemkot Prabumulih juga berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan khusus bagi pasien covid-19.

Kali ini, sebanyak sembilan unit ruang rawat kelas VVIP dan VIP di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih sengaja disiapkan khusus untuk pelayanan bagi pasien covid-19. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pelayanan penanganan awal terhadap pasien covid-19 yang berasal dari Kota Prabumulih sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Ruang khusus pasien covid-19 ini sengaja disiapkan mengingat jumlah ruang rawat khusus pasien covid-19 di RSMH Palembang terbatas. Sehingga dengan demikian jika terdapat kasus pasien covid-19 di Prabumulih dapat cepat diatasi serta memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap dan nyaman bagi pasien.

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM menjelaskan, tidak seluruh pasien dapat teratasi dengan maksimal di RSMH. Sebab keterbatasan ruangan dan banyaknya rujukan pasien dari kabupaten dan kota lainnya di Sumsel yang dirawat di RSMH.

Maka dari itu, dengan fasilitas yang ada Pemkot Prabumulih berupaya mengubah sejumlah ruang rawat kelas VVIP dan VIP di RSUD digunakan untuk pelayanan pasien covid-19. Tidak hanya digunakan sebagai pelayanan bagi pasiwn covid-19, ruang rawat tersebut juga digunakan bagi PDP dan ODP yang teekonfirmasi covid-19.

"Jika PDP dan ODP memang harus dirawat maka ruangan ini nantinya juga siap digunakan. Tidak hanya bagi pasien yang positif civid-19 saja," ujar Ridho usai memantau kesiapan ruangan tersebut di RSUD Prabumulih, Senin (04/05/2020).

Ridho menjelaskan, agar tidak menganggu kenyamanan bagi pelayanan pasien lainnya, ruang khusus perawatan pasien covid-19 itu dibuat jalur khusus menggunakan satu pintu yang hanya bisa dilewati oleh petugas atau tim medis pelayanan covid-19 untuk melayani pasien.

"Aksesnya hanya ada satu pintu. Dibangun di bagian belakang. Sehingga ruangan ini benar-benar teeisolasi dan tidak bercampur aduk dengan pasien-pasien lainnya. Petugas jaga pun akn disiapkan stanby untuk menjaga akses keluar masuk ruang rawat khusus pasien covid-19. Sehingga tidak sembarangan orang bisa keluar masuk, karena ruangan itu benar-benar harus terisolasi," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kedepan apabila ada pasien yang mau di isolasi di RSUD tersebut pihaknya sudah siap.

“Fasilitas yang ada di sini sudah mencukupi standarnya, ada halaman untuk pasien olahraga, kamar mandi sendiri, Tv dan sebagainya serta setiap ruangan tersebut di pagar. Jadi kami kira sudah mumpuni untuk merawat pasien,” bebernya.

Ridho juga menambahkan, apabila nantinya di RSUD ini penuh, maka pihaknya akan kirim ke rusunawa bagi ODP, jika tidak mau di rusunawa maka akan dikirim ke ODP center di Jakabaring, Kota Palembang.

“Jadi pasien dipersilahkan pilih sendiri dimana tempat yang paling nyaman untuk dia. Dan sebenarnya yang paling penting itu tetap jaga kesehatan,” tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar