Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat meninjau langsung kondisi pemukiman warga yang terancam longsor di sepanjang bantaran sungai

Muba, LapartaNews - Keamanan dan ketentraman warga masyarakat Musi  Banyuasin sangat diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasi di bawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi.

Untuk itu, Bupati Dodi Reza beserta jajarannya sangat memperhatikan betul kondisi dan kebutuhan warganya di kabupaten Muba dengan berbagai program inovatif.

Terutama melihat kondisi pemukiman warga di sepanjang bantaran Sungai Musi, tepatnya Kampung Ogan Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu yang semakin hari semakin mengkhawatirkan, apalagi sekarang memasuki musim hujan kondisi tanah terus mengalami longsor yang membuatnya kian prihatin.

Tepat hari ini, Senin (2/11/2020) Bupati Dodi  beserta jajarannya sudah melakukan relokasi 50 unit rumah penerima bantuan rumah khusus untuk masyarakatt Sungai Musi Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba.

"Alhamdulillah sejak 2019-2020 kita secara bertahap mulai merelokasi warga masyarakat pinggiran bantaran Sungai Musi ini untuk pindah ke tempat yang baru. Semoga dengan adanya relokasi ini, masyarakat saya bisa hidup dengan aman, nyaman, damai dan jauh dari marabahaya dan bencana longsor. Semoga aktivitas masyarakatku kembali normal, bisa bertani, nelayan dan berusaha dengan lancar,” ucap Bupati Dodi.

Dikatakan Dodi, untuk permulaan baru ada 50 unit rumah yang terletak di bantaran sungai Musi mulai dari Simpang JM kampung Ogan, sampai di bawah Alay RT 10 dipindahkan, sehingga warga masyarakat yang satu kelurahan dengan rumah dinas Bupati tidak akan merasa was-was dan tidak merasakan longsor lagi jika musim hujan.

"Dalam kesempatan ini, Saya berterima kasih sekali kepada bapak ibu masyarakat kecamatan Sekayu, khususnya yang tinggal di bantaran sungai Musi ini dengan kesadaran ingin pindah. Tidak perlu khawatir semua difasilitasi tanpa bayar, gratis rumah, pompa air gratis, aliran listrik gratis, pemasangan PDAM air juga gratis,"terangnya.

Ia juga dengan tegas meminta kepada pihak terkait Dinas PU Perkim dan PDAM serta seluruh OPD terkait yang lainnya untuk memastikan agar supaya pemindahan dan juga pada saat mereka tinggal di sana tidak lagi ada masalah dari kebersihan sanitasi, tapi nomor satu yang harus mengalir harus bagus harus bersih, begitu juga dengan aliran listrik. 

"InshaAllah, kita akan berupaya untuk menjadikan Bapak Ibu ini tinggal lebih sehat," imbuhnya.

Rumah tipe 28 Meter persegi di daerah elit Randik gratis ini, tegas Dodi akan dilanjutkan kedepanya sebagai perubahan khusus relokasi warga masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Musi.

"Tahun depan sudah di anggarkan sebanyak 20 unit rumah lagi, tapi saya minta untuk dianggarkan sebanyak 100 unit rumah. Jadi target kita 100 unit rumah ini akan segera kita relokasikan juga. Mudah-mudahan bisa kita tambah dan ada dana dari pusat juga perlu kita tingkatkan lagi. InshaAllah tidak ada lagi warga Musi Banyuasin yang tinggal di bantaran sungai semuanya pindah ke lokasi yang lebih aman," tegasnya.

Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam laporannya juga mengatakan bahwa program tersebut akan terus dilanjutkan sesuai dengan arahan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin demi keselamatan masyarakat Muba.

"Program ini, kedepannya akan tetap kita teruskan karena masih ada lebih kurang 300 sampai 350 unit rumah lagi yang posisinya berada di bantaran sungai ini yang memang memerlukan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, dalam hal ini dari Pak Bupati dan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin supaya mereka ini bisa pindah ke lokasi rumah yang kita siapkan, bisa hidup berkeluarga lebih aman, lebih nyaman, tentram dan terhindar dari resiko longsor yang ada di Sungai Musi ini," ungkapnya.

Apriyadi juga mengatakan bantuan merupakan bentuk kepedulian Bupati Muba beserta jajarannya, dalam rangka memperhatikan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin khususnya masyarakat yang berada di bantaran Sungai Musi ini.

Apriyadi menegaskan, sesuai arahan Bupati Muba program tersebut gratis tanpa pungutan apapun kepada penerima bantuan.

"Perlu kami sampaikan juga Pak Bupati terhadap proses pemindahan ini, Pemerintah Kabupaten Muba sesuai dengan arahan Pak Bupati kita tidak memungut biaya sepeserpun, jadi tidak ada biaya apa-apa untuk menempati rumah itu, masyarakat ini datang ke sana tempat barunya, semuanya sudah disiapkan termasuk KWH meter listrik, fasilitas air bersih semuanya sudah kita siapkan sekalian,"ujarnya.

Salah satu warga yang direlokasi rumahnya, Nursiti (48) mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba khususnya kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin atas perhatian dan segala bantuan yang diberikan. Dirinya juga berharap, kedepanya Pemkab Muba menambah relokasi untuk warga lainnya di bantaran sungai. 

"Alhamdulillah, berkat bantuan relokasi ini kami tidak lagi merasa was-was atau cemas lagi. Atas bantuan ini, kami masyarakat di bantaran Sungai Musi mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Dodi Reza beserta jajaran Pemkab Muba. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami. Semoga Kabupaten Muba tercinta ini terus maju dan terdepan," harapnya. (**)

Posting Komentar