Muba, LapartaNews - Polres Musi Banyuasin terus berperang melawan narkoba. Kali ini Satres narkoba berhasil membekuk dua orang pengedar narkoba jenis sabu. Dari hasil penggeledahan terhadap kedua pelaku, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti.

Dalam penangkapan dan penggerebekan pertama polisi berhasil meringkus terhadap laki-laki yang diketahui bernama Hanapiah (57), warga Dusun II Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba. Pelaku ditangkap di dalam rumahnya pada Rabu, (25/11/2020) sekira pukul 14.00 Wib.

"Sebelum kita grebek, kita sudah menerima informasi dari masyarakat akan adanya pengedar yang meresahkan," kata kasat narkoba Polres Muba AKP JONRONI, SH mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA SH SIK, Jumat (27/11/2020).

Setelah dilakukan penangkapan, dari tangan pelaku Hanapia polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 20 paket sabu dengan berat bruto 4,56 Gram serta 1 buah handphone Nokia untuk transaksi dan 1  ball plastik klip bening.

Setengah jam kemudian, jarak empat rumah dari pelaku pengedar Hanapia, polisi juga menggerebek rumah pelaku pengedar bernama Sardianto (35) warga Dusun II, Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba.

"Jarak empat rumah kita juga berhasil menangkap satu pengedar lagi dengan sejumlah barang bukti. Jadi, ini semua berkat informasi dari masyarakat" tambah kasat.

Dari hasil penggeledahan terhadap Sardianto, barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu berhasil disita sejumlah 23 paket yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 3,15 Gram dan HP untuk transaksi.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya, mereka mengakui barang haram tersebut miliknya yang siap edar dengan keuntungan yang lumayan besar. 

"Jadi keduanya kita jerat dengan Pasal 112 ayat 1 Sub Pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya. (hms/ags).

Posting Komentar