Muba, LapartaNews - Menindaklanjuti komitmen Bupati Muba-Dodi Reza Alex untuk mewujudkan Muba Nol persen Open defacation free (ODF), yaitu tidak boleh warga Muba buang air besar (BAB) sembarangan. Camat Sekayu Kabupaten Muba, M.Taisir Gunawan SSos MM, Kamis 25/02 meninjau kondisi toilet bantuan Pemerintah pusat dan Baznas Muba di kelurahan Serasan Jaya.

Menurut mantan Kepala Bidang Pemerintahan DPMD Kabupaten Muba ini, seluruh toilet sudah dibangun sesuai dengan yang diharapkan, namun demikian masih banyak warga kurang mampu masyarakat Sekayu yang tinggal di bantaran sungai, yang masih belum mendapatkan bantuan toilet sanitasi.

"Kita berharap tahun 2021 Pemerintah Pusat bersama dengan BAZNAS Kabupaten Muba, melanjutkan program bantuan pembangunan toilet sanitasi, sehingga akhir tahun ini tidak ada lagi warga masyarakat Kecamatan Sekayu yang BAB sembarangan," ujarnya kepada awak media.

Setelah meninjau pembangunan toilet, Taisir melanjutkan kunjungan ke Kampung Nelayan yang ada di RT 003 dan 016 di kelurahan yang sama. Di kampung Nelayan tersebut Taisir ingin melihat langsung, manfaat apa yang didapatkan oleh para nelayan di kedua RT itu, setelah mereka mendapat bantuan mesin perahu berbahan bakar gas (BBG) dari kementerian ESDM. Para nelayan merespon dengan mengatakan bahwa mereka sangat bersyukur, karena biaya belanja bahan bakar jadi jauh lebih murah dibandingkan apabila menggunakan bensin, selain itu hasil yang mereka dapatkan juga lebih banyak. Dalam kesempatan tersebut salah seorang nelayan memberikan seekor ikan Baung berbobot 1,5 kg kepada kakak kandung Sekwan Muba, Thabrani Rizki ini, yang diterima nya dengan senang hati.

Seorang nelayan bernama M. Halim, sempat mengeluhkan masih banyaknya orang yang menangkap ikan dengan cara menyetrom dan meracun. Ini tentu saja akan merugikan nelayan, sebab ikan-ikan yang masih kecil, dan benih-benih ikan jadi mati, dengan demikian komunitas ikan terancam punah. Menanggapi keluhan para nelayan ini, Taisir yang sudah dua kali menjadi Camat Sekayu mengatakan pihaknya akan menindak tegas siapa saja yang kedapatan menangkap ikan dengan cara meracun dan menyetrom.

"Kami Forkopimcam Sekayu sudah sepakat akan menindak tegas barang siapa yang kedapatan menangkap ikan, dengan cara menyetrom, dan meracun di Sungai di wilayah Sekayu. Silahkan masyarakat melaporkan kepada kami, apabila mengetahui serta memiliki bukti adanya orang yang meracun atau menyetrom di sungai di kecamatan Sekayu," ungkapnya tegas. (ags)

Posting Komentar