Muba, LapartaNews - Memasuki minggu kedua bulan Februari 2021 ini, para anggota DPRD MUBA melakukan Reses guna menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) nya masing-masing.

Demikian juga 5 anggota Dewan  yaitu Abdul Basit (PKS), Feri Yusmadi (Golkar), Irwin Zulyani (Gerindra), Ziadah Tulher (Nasdem), dan Alpian (Perindo), kecuali Alpian dari komisi IV, keempatnya adalah anggota komisi III DPRD MUBA.

Bertempat di Aula Balai Surga, Desa Lumpatan II, kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba, Kamis 11/02 mereka mengadakan dialog dengar pendapat, bersama warga, tokoh masyarakat, BPD, Kepala Desa dan jajarannya.

Kepala Desa Lumpatan II, M. Syazili, dalam sambutannya antara lain mengharapkan, agar jangan terulang pengalaman reses tahun sebelumnya dimana salah satu anggota dewan, sudah memastikan akan membantu ketersediaan 10  lampu penerangan jalan tetapi sampai tahun Anggaran berikutnya tidak terealisasi.

Dalam pertemuan tersebut masyarakat Lumpatan kepada para anggota Dewan, sebagai wakil mereka, menyampaikan aspirasi atau usul kepada Pemerintah Kabupaten agar diadakan, atau dibuatkan: 1. Jalan setapak, menuju kebun dan sawah, supaya mereka lebih mudah mengangkut hasil panen, 2. Jembatan Desa untuk dilalui  kendaraan, 3. Penerangan lampu jalan, supaya tidak gelap gulita waktu malam, 4. Pagar tembok dibelakang Aula karena sering digunakan sebagai tempat mengkonsumsi narkotika, 5. Atap tambahan Aula Balai Surga.

Menanggapi usul dan saran masyarakat tersebut, kelima anggota Dewan yang dikoordinir Irwin Zulyani  mengatakan bahwa, usulan-usulan tersebut akan disampaikan pada saat Rapat Perubahan Anggaran, dan jika Anggaran masih memungkinkan maka pasti harapan masyarakat dapat direalisasikan. Ia juga tak lupa mengingatkan bahwa Anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan lain-lain, sedang dialihkan untuk refocusing penanganan Pandemi Covid-19.

Sementara itu Alpian menambahkan, dia sebagai anggota komisi IV yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Pendidikan dan Sosial, mengatakan, bahwa pihaknya siap membantu bila ada warga yang tidak mampu mengalami kendala atau kesulitan sewaktu berobat, urusan anak sekolah, tidak mendapat kan bantuan sosial dari Pemerintah. 

"Asalkan punya KTP dan KK yang sah, sebagai warga masyarakat Muba, kami siap membantu bila dipersulit atau mengalami kesulitan," terangnya.

Acara berlangsung dengan tertib dan mengimplementasikan Protokol Kesehatan. Turut hadir dalam acara ini, antara lain Sekretaris Dewan, Thabrani Rizki, pejabat dari beberapa OPD, yaitu: PUPR, PU Perkim, Dinkes, Dinsos, Disdikbud Muba. (ags)

Posting Komentar