Muba, LapartaNews - Sesuai hasil kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD Muba. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Muba Elektrik Power (MEP) melaksanakan perbaikan travo, isolator, dan pelaksanaan ROW bagian pengganggu jaringan listrik.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Tehnik PT MEP di tiga desa wilayah Kecamatan Tungkal Jaya, yaitu Sumber Harum, Sido Mulyo dan Bumi Kencana. Sementara untuk Kecamatan Bayung Lencir di Desa Pulai Gading, hal ini dilaksanakan sejak 26–31 Maret 2021 hingga saat ini.

Menurut Direktur PT Muba Elektrik Power (MEP) Augie Bunyamin saat dikonfirmasi awak media mengatakan, tim tehnik sedang bekerja memperbaiki jaringan-jaringan yang mengalami kerusakan dan terindikasi sebagai penyebab padamnya listrik.

“Beberapa desa yang sejak 26 Maret 2021 lalu sudah mengalami perbaikan yaitu di Kecamatan Bayung Lencir, Tungkal Jaya, dan ada sebagian di Sungai Lilin. Maka dari itu kita harapkan dapat segera sesuai dengan standar yang ditentukan oleh PLN,” ujar Augie, Jumat (2/4/2021).

Dilanjutkan Augie, adapun komponen-komponen yang mengalami pergantian adalah travo Kva 100, travo Kva 50, travo Kva 100 merk Sintra, tiang besi, isolator tumpu, artester travo GW, breket, dan pembersihan secara ROW yang notabennye disisi-sisi terdapat beberapa pohon sawit yang pelepahnya tumbang.

“Berdasarkan hasil rapat yang digelar dan atas dasar rekomendasi Bapak Bupati Musi Banyuasin dan Ketua DPRD serta sudah dilakukan pemeriksaan oleh Bapak Sekda beserta Anggota dewan dapil III, kita melaksanakan perbaikan demi perbaikan hingga dapat menjadikan standar PLN,” ucap Augie.

Kegiatan ini semua bukan saja dilakukan di wilayah itu saja, akan tetapi harus dilakukan juga di tempat atau kecamatan lainnya. “Bersamaan dengan Tungkal Jaya, hal itu dikatakan Bapak Bupati walaupun belum dapat 100 persen perbaikan tetapi harus tetap dipelihara dan diperbaiki,” tukasnya.

Terakhir, jika ada kendala listrik padam maupun laporan terkait listrik yang mencakup wilayah dalam naungan PT MEP silahkan hubungi divisi call center dengan nomor tertera di 08117388818 dan 0811793059. “Kita harapkan laporan tersebut segera kita tindaklanjuti agar masyarakat berasumsi positif terhadap kita,” tegasnya. (ril/ags)

Posting Komentar