Subscribe Us

Jelang Pencoblosan, Disdukcapil Cetak Ribuan KTP Elektronik

Petugas Disdukcapil tampak melayani warga yang melakukan perekaman KTP Elektronik 

Prabumulih, Laparta - Masih banyaknya warga yang belum memilik KTP elektronik membuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil harus kerja lembur melayani masyarakat. Tidak hanya di hari kerja, pelayanan perekaman dan pencetakan KTP juga dilakukan pada hari libur Sabtu dan Minggu.

Kesempatan itu disambut antusias oleh masyarakat untuk merekam dan mencetak ktp. Tidak hanya melayani KTP petugas Disdukcapil juga melayani pembuatan akte kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya.

Plt Disdukcapil, Amilton melalui Kabid Pengolahan Data, Yudi Apriadi SH mengatakan, dalam dua minggu terakhir pihaknya telah mencetak sebanyak kurang lebih 1673 KTP. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan hari biasanya.

"Sedangkan bagi warga yang sama sekali belum merekam atau pertamakali membuat KTP elektronik sampai saat ini mencapai 500. Bagi yang sudah merekam langsung dilakukan pencetakan. Sehingga warga tidak perlu lagi menunggu lama-lama," ujar Yudi saat dikonfirmasi Selasa (16/04).

Dikatakan Yudi, meningkatnya jumlah pencetakan KTP ini tidak lain adalah sebagai salah satu syarat untuk dapat melakukan pencoblosan di Pemilu 2019. Untuk itu pihaknya memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin merekam dan mencetak KTP.

"Kebanyakan yang melakukan rekam KTP adalah pemilih pemula, yang usianya sudah masuk 17 tahun. Makanya jumlahnya meningkat. Sehingga mereka berantusias untuk ikut memilih," bebernya.

Disinggung terkait kendala dalam hal pelayanan, Yudi mengaku pelayanan berjalan dengan maksimal. Khususnya ketersediaan blangko e-KTP maupun KK.

"Jauh sebelumnya sudah kita persiapan secara keseluruhan. Alhamdulillah tidak ada kendala sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, Randa (17) warga Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur mengaku senang telah memiliki KTP. Dengan KTP tersebut ia mengaku bisa ikut menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu 2019.

"Sebagai pemilih pemula tentunya saya sangat senang karena bisa ikut menentukan pilihan di Pemilu nanti. Apalagi usia saya sudah masuk 17 tahun makanya saya cepat-cepat membuat KTP biar bisa ikut memilih. Kalau tidak diurus tentunya harus menunggu lima tahun lagi untuk bisa ikut nyoblos," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar

0 Komentar