Subscribe Us

Seminggu Tidak Pulang, Petani ini Ditemukan Membusuk Dalam Pondok



Muara Enim, LapartaNews - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas dalam pondok di kebun Dusun 1, Desa Bitis, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Ironisnya, korban yang diduga telah tewas selama kurang lebih satu minggu ini kondisinya sudah membusuk.

Diketahui korban bernama Adam Munawir (39), wrga Jalan Srikandi No 039 RT.05 RW.05, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih. Belum diketahui pasti penyebab tewasnya korban. Namun dugaan sementara korban meninggal lantaran sakit.

Informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yakni Ninik Paryuni (34), tepatnya pada Minggu tanggal 25 Agustus 2019 sekira pukul 17.30 wib. Ia mengaku penasaran lantaran suaminya yang sudah satu minggu lebih bekerja di kebun tidak pulang ke rumah.

Dengan ditemani adik iparnya Doni Eko Prasetyo (20), ia pun kemudian berangkat ke kebun untuk mencari keberadaan suaminya. Keduanya mendapati pondok dalam keadaan terkunci dari dalam.

Lantaran tidak ada sahutan dari korban setelah dipanggil, istri dan adik korban pun kemudian mencoba membuka jendela pondok tersebut. Keduanya pun terkejut lantaran mendapati korban sudah tewas di dalam pondok tempat korban biasa istirahat usai bekerja di kebun milik majikannya itu.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Jowono SIK melalui Kapolsek Gelumbang AKP Dwi Satya Arian, SIK, SH. MH menjelaskan, korban ditemukan tewas salam keadaan tengkurap diatas tempat tidurnya. Kondisi korban pun sudah mulai membusuk, diduga korban tewas kurang lebih satu minggu.

"Jasad korban sudah dievakuasi dan dilakukan visum. Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Barang berharga milik korban yaitu motor dan HP sementara ini tidak ada yg hilang," ujar Kapolsek Gelumbang saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/08/2019).

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, korban kesehariannya adalah petani dan biasa tinggal di pondok tempat ia bekerja sendirian. Pihak keluarga korban enggan untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan sudah mengihklaskan kematian korban.

"Jasad korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (LN 01)

Posting Komentar

0 Komentar