Subscribe Us

Direktur Muba Link Klarifikasi Anak Buahnya Rangkap Empat Jabatan Sekaligus


Musi Banyuasin, LapartaNews - Ketua DPD Lembaga Tipikor Kabupaten Muba Hermanto SH mengkritik tajam kebijakan Direktur Muba Link, anak perusahaan Petro Muba, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Muba Yaser Arafat, yang menunjuk dan mengangkat salah satu pegawainya bernama Candra menjabat 4 (empat) jabatan manajer sekaligus.

Adapu keempat jabatan yang dimaksud adalah: 

1. Manajer Hotel Gambo

2. Manajer FB Hotel

3. Manajer Karaoke Hotel dan 

4. Manajer Wisma Ranggonang

Aktivis senior yang akrab dipanggil Manto ini mengatakan, bahwa hal ini merupakan bentuk keberpihakan yang tidak adil  dan bentuk keserakahan, bahkan ada indikasi KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) di dalamnya.

"Apakah tidak ada orang lain yang cakap atau yang berkompeten untuk menduduki jabatan-jabatan tersebut, sehingga semuanya harus dimonopoli oleh satu orang ? Saya menduga adanya kompromi serta maksud-maksud yang tidak sehat dari direktur Muba Link. Bahkan saya menduga kuat adanya indikasi KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) secara berencana," kata Manto kepada awak media ini.

"Saya akan melaporkan masalah ini kepada Pj Bupati dan, atau Pj Sekda untuk ditindaklanjuti" imbuhnya.

Dibincangi awak media ini di Hotel Ranggonang, Selasa, 7/2/'23, Yaser Arafat, membantah adanya indikasi KKN serta maksud-maksud yang tidak baik dalam hal ini.

"Saya apresiasi teman-teman yang peduli dengan Muba Link. Orang yang dimaksud itu (Candra) bekerja di satu divisi tetapi juga merangkap pada departemen lain hanya saja masih berkaitan, itu semacam Plt (pelaksana tugas). Dia ini kan F&B (Food and Beverage) Manager, tiba-tiba ada departemen lain, misalnya Catering, Karaoke, itu kan masih menyangkut makanan dan minuman, karena belum ada yang cakap sampai ke leadership-nya untuk mengatur para pegawai terkait, sampai mengerti betul detilnya, dia diperbantukan dulu, daripada merekrut orang baru dari Palembang atau kota lainnya, budget-nya lebih tinggi untuk megang satu divisi, saya merasa ini perlu atau tidak perlu, kalau saya tidak ambil atau pakai orang ini, nanti berantakan departemen-departemen itu," paparnya.

"Karena kerja dia sudah beres di departemen utamanya, dia digeser dulu untuk membantu departemen yang lain, hanya kami tidak memberikan gaji pokok (untuk pekerjaan yang lainnya) paling diganti untuk (uang) transport dan pulsa. Ini juga termasuk efisiensi dimana satu orang yang menguasai bidang-bidang lain, tiga pekerjaan lain dibayar murah (dengan hanya menambah uang transpor dan pulsa). Orang lain suruh kerja di dusun belum tentu mau pak, kalau saya sebagai orang Muba merasa terpanggil untuk berkontribusi bagi Muba," pungkasnya. (Ags)

Posting Komentar

0 Komentar