Tim Cyber Patrol Polres Prabumulih lakukan pengecekan sejumlah medsos

Prabumulih, Laparta News - Banyaknya jenis media sosial (medsos) yang bermunculan di dunia maya belakangan ini sering dimanfaatkan sejumlah orang untuk ajang promosi dan sosialiasi. Tidak hanya itu, keberadaan medos pun juga tak luput dari incaran bagi para pelaku politik saat jelang pilkada.

Hal ini merupakan salah satu ajang pendidikan politik bagi para pengguna medsos dalam mengenal sang calon dan rencana program kerja yang ditawarkan. Namun ada kalanya medsos dapat memberikan dampak negatif apabila didalamnya terdapat unsur SARA, Provokasi, black campaign, dan Ujaran kebencian yang dapat menciderai pesta demokrasi yang akan diselenggarakan.

Hal ini mendapat sorotan dari Mapolres Prabumulih untuk membentuk tim cyber patrol. Tujuan dibentuknya tim ini tidak lain adalah untuk mengantisipasi penyalahgunaan medsos, yang sewaktu-waktu dapat disalahgunakan oleh sejumlah orang atau oknum tertentu untuk kepentingan pribadi maupun golongan.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE melalui Kasubag Humas Polres Prabumulih AKP Fadillah saat dikonfirmasi mengatakan, keberadaan medsos dapat memberikan dampak negatif di dalamnya seperti unsur SARA, provokasi, ujar kebencian bahkan black campaign. Terlebih lagi medsos makin diincar para pelaku politik untuk mengkampanyekan diri saat pesta demokrasi.

"Maka dari itu perlu dibentuk tim untuk melakukan pengawasan. Jangan sampai keberadaan medsos sampai disalahgunakan. Apalagi pengguna medsos sangat banyak dan berasal dari semua kalangan," ujar Fadillah kepada wartawan, Senin (29/1).

Lebih lanjut Fadillah menuturkan, personel Cyber Patrol Polres Prabumulih sendiri dibentuk dari gabungan beberapa satuan, seperti Intelijen, Humas, Binmas, Sat Sabhara, Reskrim maupun personil di empat Polsek Jajaran. Tim ini di khususkan untuk memantau segala bentuk tindak kejahatan di medsos selama 24 jam penuh.

"Selain untuk mengantisipasi munculnya konflik atau hal negayif lainnya, dibentuknya tim ini juga untuk menjamin dan menjaga kelancaran Pemilukada serentak 2017 di Kota Prabumulih," bebernya.

Terlebih lagi, sambung pria dengan tiga balok di pundaknya itu menjelaskan, tidak sedikit pengguna medsos yang mudah terhasut dengan ajakan atau postingan yang menimbulkan konflik.

"Polres Prabumulih juga menghimbau kepada masyarakat Kota Prabumulih agar tidak menggunakan media sosial dan media online untuk hal-hal yang negatif, jangan mudah terhasut dengan hal-hal yang belum diketahui kebenarannya," pungkasnya. (LN 01)



Posting Komentar