Walikota Prabumulih saat melayani keluhan Nek Banun yang mengaku belum mendapatkan jatah bantuan gerobak


Prabumulih, Laparta News - Disaat ratusan pedagang sibuk mengantri untuk menerima bantuan peralatan usaha gerobak dan etalase dari Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, seorang nenek dengan raut wajah sedih tampak keluar dari barisan antrian.

Dengan tongkat ditangannya, nenek yang sudah berusia 70 tahun ini berjalan tergopoh-gopoh untuk menjauh dari kerumunan warga yang berada di depan meja antrian.

Dialah Nek Banun, warga Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai yang sebelumnya dijanjikan akan mendapatkan bantuan gerobak untuk berdagang. Namun ia harus mengubur dalam-dalam harapannya itu, lantaran namanya tidak masuk dalam daftar penerima bantuan gerobak dan etalase yang dibagikan melalui program kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih.

"Aku ini la dijanjike nak dapat gerobak, tapi uji petugasnyo namo aku dak katek dalam daftar. Padahal aku la berharap nian pengen punyo gerobak baru dari Pak Walikota," ujarnya saat dibincangi detiksumsel, Senin (29/1).

Nek Banun mengaku, bantuan gerobak yang diharapkannya itu sedianya akan digunakan untuk berjualan gorengan bersama dengan anaknya. Saat dilakukan pendataan nama dirinyalah yang didaftarkan oleh petugas survei.

"Kalu dak salah sudah nak duo tahunan aku didata. Ado petugasnyo yang datang ke tempat aku. Tapi pas aku tanyo tadi namo aku dak katek dalam daftar. Padahal aku la jauh-jauh datang ke sini naek ojek," tuturnya.

Disaat sedang asik berbincang, tiba-tiba Nek Banun bangkit dari duduknya. Ia langsung menghadang dan menghampiri Ridho Yahya yang saat itu hendak meninggalkan Pendopoan Rumah Dinas usai membagikan simbolis bantuan gerobak dan etalase kepada warga.

Ridho yang dikenal merakyat inipun langsung menyambut dan merangkul Nek Banun. Seraya menanyakan maksud dan tujuan Nek Banun menghampiri dirinya.

"Apo dio kabar mak, la sudah dapat gerobak apo belum?," tanya orang nomor satu di Kota Nanas ini kepada Nek Banun.

Ridho yang baru mengetahui jika si nenek belum mendapatkan program bantuan tersebut langsung memerintahkan anak buahnya untuk memanggil Kepala Disperindag, Junaidi SIP. Ridho meminta agar memeriksa kembali data nama penerima bantuan peralatan usaha tersebut.

"Umak tenang bae, kagek kito siapke bantuan gerobaknyo. Tolong dijago dan dimanfaatke gerobaknyo agek, biar usahanyo makin lancar," ucap Ridho seraya memerintahkan petugas untuk mendata kembali nama Nek Banun sebagai penerima bantuan.

Sementara itu, Kepala Disperindag Junaidi SIP mengaku, pihaknya sudah melakukan pendataan ulang terhadap nama penerima bantuan. Meskipun belum ditemukan nama yang bersangkutan namun pihaknya akan menyiapkan bantuan gerobak tersebut.

"Akan kita siapkan, karena program bantuan peralatan usaha ini masih berjalan di 2018 ini," ucapnya singkat. (LN 01)

Posting Komentar