Prabumulih, Laparta News - Hanya gara-gara hal sepele, Dodi Setiawan (32) warga jalan Gajah Mada Rt. 01 Rw 01 Masjid Ar-rohma, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara terlibat perkelahian dengan Yuda Dhonal (19).

Dodi yang merasa tidak senang ditegur nekad menganiaya korban dengan menusukkan senjata tajam ke bagian perut Yudha. Akibatnya korban tersungkur dengan dua luka tusukan di bagian perut dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa penganiayaan yang dialami korban terjadi di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Ii, Kecamatan Prabumulih Utara pada Selasa (16/1). Atas kejadian tersebut korban pun melapor ke Mapolsek Prabumulih Barat.

Berdasarkan laporan korban dengan nomor LP/B / 04 / I / Res Pbm/sek Pbm Barat,  tgl 16 Jan 2018 dijelaskan, peristiwa penganiayaan yang dialami korban bermula saat korban berpapasan dengan pelaku di tengah jalan. Yuda yang merasa tidak senang dipelototi kemudian menegur pelaku.

Keduanya pun akhirnya terlibat adu mulut hingga berujung perkelahian. Dodi yang saat itu menyimpan senjata tajam kemudian menyerang korban. Lantaran kalah tenaga korban pun akhirnya tak berdaya setelah pelaku menikam perut korban sebanyak dua liang.

Korban pun tersungkur bersimbah darah. Melihat korbannya sudah terluka, pelaku pun kemudian kabur melarikan diri. Beruntung nyawa korban selamat setelah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Afandy SH membenarkan hal tersebut. Pelaku berhasil diamankan oleh Timsus Gurita.

"Pelaku sempat kabur dan membuang barang bukti pisau yang digunakan untuk melukai korban. Pelaku sudah berhasil diringkus anggota Timsus Gurita. Untuk barang bukti masih dalam pencarian," ujar Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan. "Pelaku terancam hukuman kurungan penjara empat tahun," pungkasnya. (LN 01)

Posting Komentar