Pjs Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi saat menyampaikan sambutannya


Prabumulih, Laparta News - Musyawarah Perencananaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kota Prabumulih 2018 menitikberatkan terhadap lima skala prioritas percepatan pembangunan daerah di berbagai sektor untuk mewujudkan Prabumulih Prima dan Berkualitas. Kegiatan musrenbangda ini digelar Pemerintah Kota Prabumulih melalui leding sektor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), di aula Hotel Grand Nikita, Kamis (29/03).

Musrenbang dibuka langsung oleh PJS Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSi yang dihadiri seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala sekolah. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kajari, Kapolres, Kepala Pengadilan, Danyon Zipur, Pabung serta instansi swasta di Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Elman ST menuturkan, dalam rangka memenuhi amanat UU No 25/2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan Peraturan Pemerintah No 8/2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan dan evaluasi rencana pembangunan daerah serta memedomani Permendagri No 86/2017, tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD, RPJMD dan RKPD serta perubahannya.

"Kegiatan ini merupakan pedoman bagi Pemkot Prabumulih dalam hal menjalankan program perencanaan pembangunan satu tahun ke depan. Program yang telah disusun oleh seluruh perangkat daerah akan diselaraskan dengan visi dan misi Pemkot Prabumulih dalam menjalankan program pembangunan. Sehingga program yang dijalani diharapkan selaras dan tepat sasaran," ujar Elman.

Masih kata Elman, adapun prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan di 2019 meliputi lima hal diantaranya, peningkatan kualitas masyarakat melalui peningkatan pelayanan, terutama pelayanan dasar, peningkatan kualitas infrastruktur dan pengembangan konektivitas, percepatan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi bidang perkebunan, perdagangan dan jasa serta pengembangan ekonomi kreatif. Selanjutnya, optimalisasi pemanfaatan sumberdaya alam dengan berazaskan kelestarian lingkungan, serta peningkatan stabilitas keamanan dan penguatan kelembagaan.

"Lima hal dasar inilah yang menjadi skala prioritas utama kita dalam menjalankan program pembangunan," imbuhnya.

Sementara itu, PJS Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSi mengajak seluru OPD untuk sama-sama membuka mata demi perubahan Kota Prabumulih. Laju pertumbuhan ekonomi juga harus ditingkatkan, begitu juga dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Karena inilah point penting dalam pembangunan. Kita jangan bangga dengan banyaknya penerimaan bantuan PKH dari pusat. Karena darisana dapat dilihat jika masih banyak masyarakat yang menerima berarti Prabumulih masih belum berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya," beber Richard.

Menciptakan lapangan pekwrjaan baru juga tidak kalah penting. Untuk itu, Prabumulih sebagai kota transit harus membuka lebar peluang kepada para investor untuk berinvestasi di Prabumulih.

"Kita akan permudah untuk urusan perizinannya. Seperti istruksi Presiden, kalau bisa masalah pengurusan izin tidak perlu memakan waktu lama dua hingga tiga hari. Secepatnya harus dilakukan bika perlu satu jam selesai untuk urusan perizinan," katanya.

Melalui musrenbang ini, sambung Richard, masukan serta sumbangsih saran dari seluruh elemen masyarakat, DPRD, OPD, maupun pihak perusahaan swasta juga sangat diperlukan. Sehingga musrenbang ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas pemerintah daerah, swasta dan masyarakat dalam rangka pembangunan yang maju dan tepat guna dan tepat sasaran.

"Kembangkan potensi lokal untuk mendukung perekonomian masyarakat Kota Prabumulih. Diharapkan kepada OPD dapat membuat program kerja tepat sasaran, jangan hanya menunggu data namun harus turun langsung untuk memverivikasi data yang diperoleh," tandasnya. (LN 01)


Posting Komentar