Ogan Ilir, Laparta News - Sebanyak kurang lebih 180 santri dari TK-Aliyah serta Hafal Alquran 1, 5, 10, 20, 25 & 30 juz akhirnya diwisuda. Seluruh santri dinilai telah berhasil menjalani rangkaian pendidikan selama menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudathul QurAn Payaraman Ogan Ilir.

Pelepasan santri angkatan ke IX ponpes yang berdiri dari tahun 2003
dilakukan dengan tanda pemindahan kuncir oleh ketua Yayasan Raudhatul Qur'an Hendri Zainuddin. Turut hadir dalam kegiatan pelepasan santri tersebut Calon Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya beserta istri.

Dalam kesempatan itu, Hendri berpesan kepada seluruh santri untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Ilmu yang telah didapat selama belajar di pondok pesantren diharapkan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ilmu bidang agama.

"Kita ingin para santri ini bisa menjadi contoh dan panutan bagi anak-anak lainnya. Ilmu agama yang mereka dapatkan hendaknya terus diulang, sehingga tidak mudah lupa. Seperti kita ketahui perkembangan teknologi sangat berdampak pada perkembangan anak, untuk itu anak-anak harus dibentengi dengan ilmu agama sejak dini," ujarnya, Selasa (15/05).

Pria yang juga merupakan anggota DPD RI ini juga berencana akan mengembangkan dunia pendidikan dengan mendirikan Universitas di Payaraman yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Raudhatul Qur'an. Dengan demikian, lulusan ponpes bisa dengan mudah melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

"Kami mohon doa dan dukungannya. Ini adalah tujuan kami untuk memberikan fasilitas pendidikan yang lebih terjamin dengan harapan bisa meningkatkan dan mencerdaskan generasi bangsa," bebernya.

Sementara itu, Mawardi Yahya dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada seluruh para santri yang telah diwisuda. Menurutnya, banyak sudah generasi handal yang telah dicetak oleh Ponpes Raudhatul QurAn.

"Anak-anak kita inilah yang nantinya akan melanjutkan perjuangan dalam membangun negeri ini. Kita tidak tahu dan tidak akan menyangka kalau kelak diantara mereka ini menjadi seorang pemimpin," imbuhnya.

Tidak hanya itu, mantan Bupati OI dua periode ini pun juga mengapresiasi rencana pihak pimpinan ponpes untuk mendirikan STIE RQ.

"Hal ini selaras dengan program kerja kami jika dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Sumsel, yakni kami akan meningkatkan program pendidikan dan mengaktifkan kembali program pendidkan gratis. Begitu juga dengan program berobat gratis untuk masyarakat Sumsel," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar