Nyawa korban tidak tertolong saat dilarikan warga ke puskesmas

PALI, Laparta News - Nahas dialami oleh seorang Sero, warga Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal Kabupaten PALI. Bocah berusia 8 tahun ini ditemukan tewas tenggelam saat berenang di sungai, pada Senin (03/12).

Informasi yang dihimpun, tewasnya korban bermula saat ia dan kakaknya yakni Sela Msribuana (15) pergi mandi di sungai yang biasa dijadikan sebagai lokasi pemandian umum bagi warga setempat. Lantaran asik mandi, Sela pun lepas pengawasannya terhadap korban yang saat itu sedang berenang bersama dengan temannya yang lain.

Tidak lama kemudian, teman-teman korban berteriak memanggil korban yang saat itu tidak muncul ke permukaan. Sontak, warga yang tengah asik mandi berusaha mencari korban.

Setelah lebih kurang 30 menit melakukan pencarian dengan cara menyelam, akhirnya korban ditemukan di dasar sungai yang berjarak sekitar 3 meter dari tangga tempat pemandian. Korban diduga meninggal lantaran kehabisan nafas saat tenggelam.

"Saat ditemukan kondisi korban sudah tak bernyawa. Namun untuk memastikan maka korban kami bawa ke Puskesmas Simpang Babat Penukal. Akan tetapi nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi," ujar Lamsudin (51), warga setempat.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIk melalui Kapolsek Penukal Abab IPTU Alfian saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Jenazah korban telah diserahkan ke keluarga korban untuk disemayamkan.

"Kejadian ini murni kecelakaan. Karena korban tenggelam saat berenang di sungai. Kuat dugaan korban terseret arus dan kemudian tenggelam," ujar Kapolsek.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Iptu Alfian menghimbau masyarakat, khususnya para orang tua untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai serta mengawasi anaknya saat mandi dan berenang di sungai.

"Kita harap masyarakat lebih waspada. Awasi anak-anak saat berenang di sungai. Apalagi saat ini musim hujan dan arus sungai cukup deras," pungkasnya. (LN 01)


Posting Komentar