Prabumulih, Laparta News - Warga Dusun II, Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar. Pasalnya, Santo (33), salah satu warga setempat ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri.

Kejadian naas tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Ari. Selasa (11/12) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan tergantung di dalam toko tempat orang tuanya berjualan.

Saat itu Ari yang tak lain sepupunya sendiri masuk ke dalam toko tersebut. Saat dirinya membuka pintu toko, sontak Ari kaget melihat tubuh korban Santo sudah dalam keadaan tergantung, dengan menggunakan kain berwarna kemerahan. Mengetahui hal itu, ia pun langsung kembali keluar.

Sembari memanggil para tetangga, untuk mengecek kondisi korban yang ternyata sudah tidak bernyawa lagi. Beberapa warga lain menghubungi petugas Kepolisian Penukal Abab, yang sesaat langsung tiba untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Penukal Abab, Iptu Alpian SH mengatakan, bahwa korban diduga tewas gantung diri akibat depresi. Namun, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi-saksi.

"Kita telah lakukan olah TKP, korban sudah kita evakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Saat ini anggota kita sedang mengambil keterangan para saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian," terangnya.

Sedangkan, keterangan Ari, saat dirinya melihat tubuh korban tergantung langsung memberitahu ibunya yang langsung dilaporkan ke kepala desa (Kades).

"Jadi ibu saya lapor kades dan kades yang melapor ke Polsek. Saya kaget sekali pak saat melihat korban sudah tergantung tak bernyawa," tandasnya. (Red/ LN 01)

Posting Komentar