Polisi tampak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)

Prabumulih, Laparta News - Peristiwa pembunuhan terhadap tiga orang pria menggemparkan warga Kota Prabumulih, pada Kamis siang sekitar pukul 14.30 wib. Ketiga pria ini tewas dengan kondisi luka tembak di sebuah rumah yang diketahui milik salah satu korban di Jalan Aru, Kelurahan bisa Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Ketiga korban tersebut yakni Deny Faisal (44) yang merupakan pemilik rumah. Sedangkan dua korban lainnya yakni Zainal Imron alias Enal (45) warga RT 04 RW 03, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur dan Luken (30) RT 04 RW 03, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.

Korban Faizal ditemukan tewas dalam kondisi luka tembak di telapak tangan sebelah kiri, luka tembak di kening kepala sebelah kiri tembus ke belakang kepala badan dengan posisi tertelungkup dekat kursi di teras rumahnya.

Satu pelaku lainnya bernama Zainal tewas dengan kondisi luka tembak di bawah mata tembus ke leher bagian belakang dalam posisi duduk di atas kursi tidak jauh dari lokasi tewasnya Faisal. Sedangkan korban Luken tewas dengan luka tembak di atas pelipis kepala sebelah kiri tembus ke belakang leher.

Saat ditemukan korban Luken dalam kondisi sekarat di teras dekat garasi. Namun akhirnya korban Luken tewas saat setelah dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda.

Belum diketahui pasti motif tewasnya ketiga korban tersebut. Namun, kuat dugaan ketiga pelaku tewas ditembak oleh orang yang dikenal para korban.

Sebab, dalam peristiwa ini polisi tidak menemukan adanya indikasi lainnya seperti kasus perampokan. Diduga kuat ketiga korban dibunuh lantaran masalah pribadi antara pelaku dengan para korbannya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada statmen resmi dari Polres Prabumulih terkait dugaan motif tewasnya ketiga pelaku. Namun, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK yang meninjau langsung di tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan adanya tiga warga yang tewas akibat luka tembakan.

"Kita masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Belum bisa kita simpulkan dugaan motifnya apa. Namun yang jelas memang benar ada kejadian penembakan yang menewaskan tiga orang warga," ujar Kapolres kepada wartawan.

Lebih lanjut Tito menjelaskan, ketiga korban tewas telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Pihaknya juga masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Satu korban saat ditemukan dalam keadaan sekarat. Namun lantaran luka serius pada bagian kepala akhirnya korban meninggal. Untuk informasi selengkapnya nanti kita kabarkan setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat mendengar suara keributan di rumah korban. Tidak lama kemudian terdengar beberapa kali suara tembakan.

"Aku dak tau persis kronologis kejadian. Tapi sempat terdengar suara tembakan. Warga pun langsung berhamburan ke lokasi kejadian dan ditemukan tigo korban sudah bersimbah darah. Dak lamo kemudian polisi langsung datang dan bawak salah satu korban ke rumah sakit," tandasnya. (LN 01)





Posting Komentar