Sejumlah petugas tampak melakukan uji coba alat parkir elektronik di RSUD Kota Prabumulih

Prabumulih, Laparta News - Tidak hanya meningkatkan pelayanan terhadap pasiennya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih juga berupaya mengoptimalkan sisi keamanan. Khususnya terkait masalah kenyamanan dan keamanan bagi pemilik kendaraan yang parkir di lingkungan rumah sakit.

Kali ini, pihak RSUD Kota Prabumulih mulai menerapkan sistem parkir elektronik. Alat parkir elektronik tersebut telah terpasang permanen di pintu masuk dan pintu keluar rumah sakit. Setiap kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang ingin masuk atau berkunjung ke rumah sakit harus melewati alat parkir elektronik untuk mendapatkan karcis.

Plh Direktur RSUD Kota Prabumulih, dr H Efrizal MM melalui Kepala Bagian Tata Usaha (TU), Adi Kuanto mengatakan, pemasangan alat parkir elektronik tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan rasa aman dan namyan bagi pemilik kendaraan yang berkunjung ke rumah sakit. Mengingat selama ini pengelolaan parkir hanya menggunakan karcis manual yang diberikan oleh petugas pengelola parkir.

"Alhamdulillah saat ini sudah mulai kita terapkan untuk sistem parkir elektronik. Masih dalam tahap uji coba karena pemasangannya baru selesai," ujar Adi Kuanto, Senin (04/02/2019).

Lebih lanjut Adi menjelaskan, pemasangan alat parkir elektronik tersebut dilakukan langsung oleh pihak ketiga yang mengelola parkir di RSUD Kota Prabumulih. Selain itu, hal ini dilakukan sebagai bentuk jawaban dari arahan yang telah disampaikan oleh pihak DPRD Kota Prabumulih.

"Untuk itu kepada pihak pengelola parkir kita minta agar menerapkan sistem parkir elektronik seperti rumah sakit pada umumnya. Pihak pengelola parkir pun sudah menyanggupi dan mulai menerapkan sistem parkir elektronik itu," bebernya.

Disinggung terkait tarif parkir kendaraan di RSUD Kota Prabumulih itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pengelola. Namun pada prinsipnya tarif parkir yang dikenakan kepada pengunjung tidak memberatkan masyarakat.

"Untuk harga masih dalam pembahasan dengan pihak ketiga. Yang jelas tarifnya tidak jauh berbeda dengan tarif sebelumnya. Kita berharap melalui sistem parkir elektornik ini akan memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan. Khusunya bagi keluarga pasien yang menginap di rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu, Suparman selaku Direktur CV Prima Gama Lestari mengatakan, sebagai pihak ketiga yang mengelola parkir di rumah sakit itu mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk memaksimalkan pelayanan parkir bagi kendaraan para pengunjung rumah sakit. Melalui sistem parkir elektronik ini penataan parkir di RSUD Kota Prabumulih lebih tertata dengan baik.

"Kita sadar karena keamanan kendaraan pengunjung adalah tanggung jawab kita sebagai pengelola parkir. Untuk itulah kita menerapka sistem parkir elektronik," imbuhnya.

Masih kata Suparman, tidak hanya berlaku bagi pengunjung rumah sakit, sistem parkir elektronik tersebut juga berlaku bagi seluruh pegawai RSUD Kota Prabumulih. Hanya saja pihaknya akan memfasilitasi pegawai rumah sakit dengan kartu elektrik.

"Kalau pengunjung menggunakan karcis yang diambil di mesin parkir. Sedangkan untuk pegawai cukup menempelkan kartu elektrik pada mesin parkir. Sama halnya seperti kartu untuk masuk ke jalan tol," tuturnya.

Untuk tarif parkir kendaraan sendiri, pihaknya sementara ini masih menerapkan harga seperti semula. Untuk sepeda motor roda dua Rp2000, kendaraan roda empat Rp3000.

"Bagi kendaraan yang menginap untuk motor Rp5 ribu, mobil Rp7 ribu. Saya rasa harga tersebut tidak memberatkan kepada masyarakat khususnya bagi pengunjung rumah sakit," tandasnya. (LN 01)


Posting Komentar