Foto net

Prabumulih, Laparta News - Aksi sejumlah remaja yang berswafoto di lokasi jalanan berlubang dan dipenuhi lumpur di Batu Marta, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan ternyata menjadi viral dan sampai ke telinga Presiden RI, Ir H Joko Widodo. Tak ingin dipermalukan akibat aksi protes yang unik itu, presiden pun langsung memerintahkan timnya untuk turun gunung.

Melalui Direktur Preservasi Jalan Direktorat Jendral Bina Marga, Atianto yang didampingi oleh Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V, Ki Agus Anwar untuk meninjau dan melakukan perbaikan jalan tersebut.

Dilansir dari Detikcom, Atianto mengaku perbaikan infrasturktur jalan yang rusak merupakan kewajiban pemerintah dalam melakukan perbaikannya. Khususnya jalan nasional yang berada di seluruh kabutaen dan kota se Indonesia.

"Kami ingin membantu. Paling tidak ini bisa fungsional, karena sudah viral dan Pak Presiden konsen perbaikan di jalan rusak ini. Langsung dikerjakan fungsional, tapi nanti selesai satu bulan dan akan kami kerjakan yang ada kubangan. Setelah itu baru dilanjutkan oleh Pemkab," kata Atianto, Selasa (5/3/2019).

Terkait kerusakan dan kubangan yang di sepanjang akses Jalan Soeharto, Atianto menilai karena adanya genangan air dan tidak adanya drainase. Dengan begitu, air akan tergenang dan menyebabkan jalan cepat rusak.

"Ya karena genangan air tadi, ada banyak kendaraan berat melewat jalan ini. Tetapi sebenarnya perbaikan jalan wewenang di kabupaten, tapi semua pembinaan jalan adalah Kementerian PU PR," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, jalan rusak itu berada tepat di daerah Lubuk Raja dan menjadi akses penghubung masyarakat menuju pusat pemerintahan di Baturaja. Bahkan jalan itu setiap hari dilalui anak sekolah, petani, dan masyarakat sekitar.


Adapun perbaikan dilakukan mulai di beberapa titik yang rusak parah dan viral di media sosial. Perbaikan itu dilakukan secara fungsional untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan jalan makin rusak parah.

"Kita akan perbaiki yang viral-viral, yang penting fungsional, kubangan kita akan agregat sama lapis aspal. Yang penting masyarakat tidak celaka dan jalan tidak tambah rusak," katanya. 

Para anak muda yang kesal memprotes jalan rusak dengan cara-cara yang unik. Mereka berpose layaknya model di jalan rusak digenangi air. Ada yang berpose memancing, ada yang berpose romantis seolah duduk di tepi danau, bahkan ada pula yang mandi lumpur.

Aksi mereka cukup berhasil karena jepretannya mendapat banyak respons dari masyarakat. Tidak jarang warganet ikut membagikan dan menanggapi foto itu, yang di-posting di media sosial. Kini jalan itu pun mulai diperbaiki. (Net/Ln 01)

Posting Komentar