Korban Edel tampak tergolek lemah saat diberi tindakan tim medis di IGD RSUD Kota Prabumulih

# Polisi Terus Buru Pelaku Pembegalan

Prabumulih, Laparta News - Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencekam setelah Sabtu kemarin (6/7/2019), seorang pelajar SMA harus dirawat di IGD RSUD Prabumulih karena ditembak begal motor.

Penembakan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB malam di Jalan Desa Karya Mulia - Dusun IV Desa Kemang Tanduk Kecamatan RKT Kota Prabumulih. Korban yang tak lain Grisfirdier Septa Salindra itu mengalami luka tembak bagian punggung sebelah kiri.

Berawal malam itu ketika korban bersama empat orang temannya mengendarai sepeda motor, korban yang berboncengan dengan satu rekannya RP (15) menggunakan sepeda motor jenis Honda Sonic dan tiga temannya lain berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Supra FIT BG 6601 DAF.

Saat melintas di lokasi TKP tersebut, korban tiba-tiba dibuntuti oleh dua orang pria tak dikenal diduga pelaku begal dengan mengendarai sepeda motor jenis Supra Fit.

Lalu ketika itu, mengetahui adanya orang tak dikenali itu mendekati mereka, tiga teman korban yang mengendarai sepeda motor lainnya sempat berusaha menghindar. Meski lolos dari kawanan pelaku, namun motor yang mereka tunggangi mengalami jatuh.

Sedangkan korban pada saat itu langsung dipepet oleh pelaku sambil menodongkan senjata api rakitan (senpira) dari atas motor. Teman korban yang dibonceng mencoba melakukan perlawanan dengan cara menepis senpi yang pada saat itu ditodongkan oleh salah satu pelaku.

Hingga pada akhirnya, peluru senpi yang ditembakkan oleh pelaku begal itu mengenai pinggang korban. Namun korban tetap melajukan sepeda motornya ke arah Desa Kemang Tanduk untuk mencari pertolongan dengan warga masyarakat setempat.

Beruntung pada saat itu korban dan rekannya bertemu masyarakat  setempat hingga akhirnya korban langsung cepat dibawa warga ke RS FADILLA untuk mendapatkan pengobatan, setelah itu korban dirujuk ke RSUD Kota Prabumulih untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Dari hasil visum, peluru melukai bagian punggung sebelah kiri korban dengan proyektil masih berada di bagian dalam tubuh korban," tutur Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH, Minggu (7/7/2019).

Polisi pun menduga senjata api yang digunakan adalah jenis rakitan. Namun, untuk memastikannya masih dalam uji balistik. Hingga kini, polisi masih memburu kawanan pelaku begal sadis itu.

"Kita lagi cari pelakunya. Tim gabungan dari Polsek RKT dan Polres Prabumulih masih di lapangan, mohon doanya semoga segera terungkap," tegas Kapolres. (Red/tim)

Posting Komentar