Sebuah ban mobil bekas dijadikan sebagai rambu-rambu bagi pengendara kendaraan bermotor di Jalan Jendral Sudirman

Prabumulih, Laparta News - Makin banyaknya lubang yang menganga di sepanjang Jalan Jendral Sudirman Kota Prabumulih membuat sejumlah pengguna jalan khawatir. Pasalnya jalanan yang berlubang sewaktu-waktu dapat mencelakai dan mengancam keselamatan pengguna jalan khususnya pengendara roda dua.

Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan dilakukannya perbaikan jalan oleh Pemerintah Kota Prabumulih.

Padahal Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya sendiri telah mati-matian  mengambil alih Jalan Jendral Sudirman yang merupakan Jalan Negara dengan cara tukar guling dengan Jalan Lingkar Timur. Sayangnya setelah Jalan Jendral Sudirman diserahkan sepenuhnya kepada Pemkot Prabumulih namun kondisi jalan tersebut tidak terawat dengan baik.

Seperti yang terlihat di salah satu titik jalan berlubang tepatnya di depan eks Polsek Prabumulih Timur. Lubang besar tampak menganga di tengah jalan.

Untuk menghindari jatuhnya korban yang terjebak di lubang tersebut sejumlah warga berinisiatif menaruh ban mobil bekas. Tujuannya agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.

"Awalnyo lubang itu kecik, tapi lamo kelamoan tambah besak dan dalam. Makonyo warga narok ban mobil bekas sebagai rambu-rambu. Soalnyo sudah banyak motor yang terjebak masuk dalam lubang itu," ujar Ilham (35) tukang ojek yang biasa mangkal di wilayah tersebut, Jumat (5/7).

Menurutnya, sudah sewajarnya Jalan Jendral Sudirman dilakukan perbaikan. Mengingat jalan tersebut merupakan jalan kota yang seharunya lebih mulus dari pada jalan lingkungan maupun jalan ke kebun karet.

"Kalau diperhatike, masih baguslah jalan nak ke kebun karet daripada jalan Sudirman ini. Harusnyo jalan ini yang diprioritaskan untuk dibangun. Bukannyo jalan nak ke kebun karet. Apolagi Walikota maupun Wakil Walikota pasti lewat jalan ini tiap hari, dak mungkin mereka idak mengetahui kondisi jalan ini," tuturnya.

Hal senada juga diungkapan oleh Rudi (30) warga Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur. Pria yang bekerja sebagai pedagang sayur keliling ini mengaku sudah kerap terjebak masuk dalam lubang di sepanjang Jalan Jendral Sudirman.

"Pernah bae sampe tebalik waktu balek belanjo dari pasar. Belanjoan sampe belamburan gara-gara motor masuk lubang," katanya.

Ia berharap, rusaknya Jalan Jendral Sudirman dapat perhatian khusus dari Pemkot Prabumulih. Mengingat kondisi jalan tersebut sudah rusak parah.

"Kami rakyat kecik ini dak ngerti masalah anggaran. Nak darimano be anggarannyo itu urusan wong pucuk. Kami masyarakat Parabumulih ini cuma ingin apo yang dibangun dan diberikan oleh Pemerintah Kota Prabumulih benar-benar bermanfaat dan dirasakan langsung manfaatnyo oleh masyarakat," harapnya. (LN 01)

Posting Komentar