Tampak dari atad Gedung Perkantoran Pemkot Prabumulih, kabut asap yang terbawa angin mulai menyebar di sejumlah wilayah di Kota Prabumulih 

Prabumulih, LapartaNews - Kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutlabun) membuat sejumlah daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) diselimuti kabut asap. Selain Kota Palembang, kabut asap juga mulai bergeser terbawa angin ke sejumlah daerah lainnya di Sumsel.

Bahkan, dampak akibat karhutlabun yang menyebabkan kabut asap juga mulai dirasakan oleh masyarakat Kota Prabumulih. Meskipun kabut asap tidak begitu tebal namun kondisi ini dirasa cukup mengganggu warga, khususnya pada saat pagi dan menjelang sore hari.

Nisa (38), warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur saat dibincangi portal berita ini mengaku mulai merasakan udara yang tidak nyaman. Bau asap jelas terasa di hidung saat pagi dan sore hari.

"Bahkan mata pun mulai terasa perih saat berkendara akibat kabut asap. Apalagi menggunakan kendaraan roda dua," ujarnya, Senin (16/09/2019).

Ia berharap kabut asap tebal seperti di wilayah Palembang tidak sampai ke Prabumulih.

"Pemerintah harus cepat tanggap, setidaknya mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Prabumulih. Agar tidak memperparah pencemaran udara yang disebabkan oleh kabut asap," tuturnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh sejumlah pegawai di lingkungan kantor Pemkot Prabumulih. Khususnya pada pagi hari, sejumlah ruangan yang ada di dalam gedung 8 lantai itu tercium aroma asap.

"Apalagi kalau dilantai atas. Kalau siang tidak begitu terasa. Mungkin ini adalah kabut asap kiriman dari wilayah Palembang. Soalnya di Palembang sudah diselimuti kabut asap tebal," katanya seraya mengaku udara mulai terasa tidak nyaman sejak dua hari sebelumnya. (LN 01)

Posting Komentar