Lokasi wisata religi dan wisata air serta makanan khas Kota Prabumulih yang wajib untuk dicoba

Prabumulih, LapartaNews - Prabumulih merupakan salah satu kota administratif di Provinsi Sumatera Selatan  (Sumsel) yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Daerah yang dijuluki sebagai Kota Nanas ini memiliki luas wilayah sekitar 421,6 KM persegi yang terdiri dari 6 kecamatan, 25 kelurahan dan 12 desa di dalamnya.

Kota yang juga memiliki julukan Bumi Seinggok Sepemunyian ini sebenarnya tidak memiliki wisata alami yang dapat ditonjolkan seperti daerah lainnya di Sumsel. Seperti Muara Enim, Batu Raja, Lubuk Linggau, Pagaralam, OKU dan daerah lainnya yang dikaruniai dengan pemandangan dan keindahan alam yang mempesona.

Meski demikian, kota kecil ini kaya akan sumber daya alam yang dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas terbesar di Sumsel. Selain itu, kota yang memiliki jumlah penduduk sebanyak kurang lebih 128000 jiwa ini juga memiliki kekayaan hasil bumi berupa perkebunan karet, sawit dan hasil bumi lainnya.

Dengan kekayaan sumber daya alamnya itulah, Prabumulih juga dikenal sebagai daerah bisnis dan kota transit yang banyak dilirik para investor untuk mengembangkan bisnisnya di Kota Nanas ini. Seperti perhotelan, perkantoran, dan sejumlah wisata buatan serta sejumlah restaurant yang manyuguhkan berbagai jenis kuliner khas Kota Prabumulih.

Tidak hanya itu, daerah yang dipimpin oleh Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dan Wakil Wali Kota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH ini juga telah dilengkapi dengan Pasar Tradisional Modern (PTM) dan pusat perbelanjaan Citimall yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Prabumulih.

Kali ini penulis akan mengulas beberapa tempat wisata buatan dan salah satu pusat kuliner yang menjual oleh-oleh khas Kota Prabumulih. Meskipun banyak lokasi tempat wisata buatan yang mulai bermunculan di Kota Prabumulih, namun beberapa lokasi wisata di bawah ini cukup menarik untuk dikunjungi bersama keluarga, diantaranya ;



Wisata Religi "Makam Keramat Puyang Gunung Ibul"

Makam Keramat Puyang Gunung Ibul ini bisa dijadikan sebagai salah satu destinasi bagi masyarakat sebagai wisata religi. Apalagi lokasi ini juga berada tepat di belakang bangunan Islamic Centre yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Prabumulih.

Makam yang telah dijadikan sebagai cagar budaya oleh Pemkot Prabumulih ini berada di Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur. Tak jauh dari Sungai Kelekar yang mengalir membelah Kota Prabumulih.

Nama Gunung Ibul bukan berarti daerah ini memiliki gunung, namun karena lokasinya berada di daerah ketinggian dibandingkan dengan wilayah sekitarnya sehingga sebutan Gunung Ibul pun melekat untuk daerah ini.

Dalam lokasi makam yang rindang dan dipenuhi pepohonan besar ini terdapat enam bangunan, yakni dapur umum, mushola dan pendopoan. Sedangkan tiga bangunan lainnya diyakini adalah sebagai makam atau tapak tilas leluhur atau puyang yang dipercaya sebagai tokoh pendiri Prabumulih.

Ketiga bangunan yang di dalamnya terdapat seperti makam itu ditutupi kain kelambu berwarna putih. Masing-masing makam diberi nama Ratu Paseh dan Raden Kuning atau yang kerab disebut masyarakat lokal dengan nama Bujang Juaro. Sedangkan satu bangunan lainnya diberi nama Tuan Patih Gajah Mada yang konon katanya merupakan bekas telapak kaki Gajah Mada saat napak tilas di lokasi tersebut yang kemudian dikeramatkan oleh masyarakat.

Meski tidak diketahui secara pasti dari mana asal-usul ketiga makam itu, namun lokasi tersebut diyakini telah ada sejak ratusan tahun lalu. Sehingga masyarakat setempat menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat keramat yang diyakini menyimpan banyak sejarah.

Lokasi ini banyak dikunjungi oleh warga lokal maupun pendatang dari luar Kota Prabumulih. Selain untuk berziarah tidak jarang lokasi ini juga dijadikan sebagai tempat untuk meminta bagi mereka yang ingin bernazar. Melalui perantara juru kunci yang menjaga Makam Keramat Puyang Gunung Ibul itulah doa-doa pun dibacakan sesuai dengan permintaan yang diinginkan para peziarah.

"Macam-macam permintaan yang disampaikan oleh peziarah. Ada yang minta keselamatan, rezeki, jodoh bahkan ada juga yang kadang minta dimenangkan dalam pemilihan caleg. Malahan ada juga yang iseng meminta wangsit nomor togel. Jika nazarnya terkabulkan maka mereka akan kembali berziarah dan membayar nazar sesuai dengan apa yang mereka janjikan. Misalnya akan memotong kambing atau sapi untuk dimasak dan disedekahkan disini," ujar Mat Nain yang merupakan juru kunci Makam Keramat Gunung Ibul.

Nah bagi kamu yang ingin mencoba untuk menikmati sensasi wisata religi mungkin lokasi makam keramat ini bisa dijadikan sebagai salah satu tujuan saat berkunjung ke Kota Prabumulih.



Wisata Air "D'Pool Cafe & Resto"

Minimnya lokasi wisata alami di Kota Prabumulih membuat masyarakatnya kesulitan untuk menemukan kawasan wisata yang menyenangkan layaknya daerah wisata di daerah lainnya. Nah, kehadiran sejumlah wisata air buatan seperti kolam renang yang mulai banyak bermunculan di Kota Prabumulih tentunya memberikan oase tersendiri bagi mereka yang haus akan hiburan dan rekreasi.

Meskipun merupakan wisata buatan namun lokasinya yang berada di tengah kota membuat masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke daerah lain. Berenang di kolam renang memang suatu hal yang mengasyikkan, apalagi ditambah dengan suguhan fasilitas wahana air yang disajikan oleh pengelolanya.

Salah satu kolam renang yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata air di Kota Prabumulih untuk dikunjungi adalah D'Pool yang berlokasi di Jalan Flores, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur. Lokasi wisata ini memang tengah menjadi primadona bagi warga Kota Prabumulih untuk menikmati wisata air bersama keluarga.

Ada hal yang berbeda di tempat wisata air D'Pool ini, selain memiliki tiga unit kolam yang terdiri dari kolam renang dewasa, anak-anak dan balita, wisata air milik Eka ini juga dilengkapi cafe dan resto. Sehingga pengunjung juga dapat menikmati suguhan berbagai kuliner dan aneka minuman yang menyegarkan usai berenang bersama keluarga.

Selain itu, pemilik usaha kolam renang ini juga memperhatikan kualitas air yang digunakan untuk berenang. Pihaknya menjaga kualitas air dengan tidak memberikan kaporit sebagai pengawet ke dalam kolam renang seperti pada umumnya. Bahkan kebersihan kolam selalu dijaga dengan menyedot kotoran yang mengendap di dasar kolam setiap hari.

"Kita hanya menggunakan klorin untuk membunuh kuman dan bakteri yang ada dalam air. Sehingga kualitas air tetap terjaga dengan baik, selain jernih juga tidak berbahaya untuk kulit saat digunakan untuk berenang. Apalagi untuk kulit anak-anak" ujar Eka kepada Laparta News.com saat dibincangi di lokasi wisata air miliknya.

Di lokasi kolam renang ini pengunjung juga dapat menikmati alunan live musik yang dapat menambah suasana menjadi lebih terasa santai dan nyaman. Hanya saja, pihak pengelola tidak menjual rokok dan minuman beralkohol. Hal ini bertujuan agar pengunjung lain tidak terusik, khususnya pengunjung yang datang bersama anak-anak dan keluarga.

Lokasi ini juga dilengkapi dengan aula pertemuan yang dapat dipesan oleh pengunjung untuk mengadakan pesta ulang tahun atau acara pertemuan lainnya. Bahkan, pihak pengelola juga menambah fasilitas karaoke keluarga yang berada di lantai dua.

Untuk tiket masuk, pihak pengelola mematok harga Rp30 ribu kepada pengunjung. Sedangkan untuk jenis kuliner dan aneka minuman yang ditawarkan pun harganya juga bersahabat. Yang pastinya tidak menguras isi kantong.

"Pada lantai bagian atas pengunjung juga bisa menikmati indahnya suasa pemandangan yang ada di sekitar kolam renang. Kita ingin memberikan suasana yang berbeda kepada pengunjung. Apalagi saat malam hari, cahaya lampu warna-warni akan menambah semarak suasana kolam renang. Sehingga pengunjung bisa menikmati semua fasilitas yang kami suguhkan di D'Poll Cafe & Resto ini," bebernya.



Wisata Kuliner "Galery Darrell"

Bagi pengunjung yang datang ke suatu daerah untuk berwisata dan berlibur belum lengkap rasanya kalau tidak membawa oleh-oleh sebagai buah tangan.  Salah satu buah tangan yang biasa diburu oleh pendatang tidak lain adalah panganan yang menjadi ciri khas suatu daerah itu sendiri.

Seperti Kota Prabumulih yang dikenal sebagai Kota Nanas ini misalnya. Nah usai menikmati sejumlah wisata di Kota Prabumulih bersama keluarga, tidak lengkap rasanya jika hanya membawa buah nanas saja tanpa berburu panganan khas lainnya yang diolah dari bahan nanas.

Tidak sulit untuk mendapatkan oleh-oleh khas Kota Nanas ini. Karena banyak pedagang atau toko-toko kue yang menjajakan aneka makanan khas asli Prabumulih ini. Namun, ada satu tempat pusat oleh-oleh khas Prabumulih yang bisa dijadikan sebagai rekomendasi bagi kamu yang ingin berburu oleh-oleh yakni Galery Darrell.

Toko kue yang berdiri sejak 2012 lalu ini merupakan usaha rumahan yang dikelola oleh Marilia di Jalan Krakatau Nomor 286 atau tepatnya masuk dari Jalan Nias depan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih. Di toko ini banyak terdapat makanan olahan nanas yang tentunya sudah dikenal banyak orang.

Tidak hanya diburu oleh masyarakat lokal, aneka makanan dan kue di toko ini juga kerap diburu oleh pendatang dari luar Kota Prabumulih. Bahkan tidak sedikit pula diantaranya yang menjadikannya sebagai oleh-oleh untuk dibawa hingga ke luar negeri seperti Singapur, Malaysia, Kuala Lumpur, bahkan sampai Jerman dan Prancis.

Jenis kue yang menjadi menu andalan di Galery Darrell adalah bolu gulung nanas dan kue lapis nanas. Kedua jenis makanan ini merupakan salah satu olahan yang paling populer dan paling banyak diburu pembeli. Cita rasa yang khas dalam olahan kue ini sangat terasa di lidah.

Tekstur bolu gulung nanas yang lembut dan legit makin terasa nikmat dengan paduan toping cream dan parutan keju di atasnya. Selai nanas yang membalut disetiap gulungan kue bolu tersebut semakin terasa nikmat dan lumer di mulut. Selai nanas nya pun dibuat secara alami dengan bahan dasar buah nanas asli dari petani nanas Kota Prabumulih.

"Kita selalu memperhatikan bahan yang digunakan untuk mengolah seluruh kue dan makanan yang kita jual. Dengan itulah cita rasa dan kualitasnya tetap terjaga dengan baik. Tanpa menggunakan bahan pengawet dan pemanis buatan kue yang kita olah pun lebih fresh," ujar Marilia saat dijumpai di Galery Darrell miliknya.

Untuk pemesanan pihaknya juga siap melayani pesan antar. Bahkan tidak sedikit diantaranya konsumen memesan langsung dari luar daerah Sumsel seperti Jambi, Lampung, Bengkulu hingga Jakarta.

"Bagi yang ingin order juga bisa dilayani via telpon 085267849796 dan 085267985005. Selain itu pemesanan juga bisa melalui aplikasi grab," tandasnya.

Bolu gulung nanas dibandrol dengan harga 45 ribu, sedangkan kue lapis nanas Rp150 ribu ler loyang. Selain kedua menu anadalan itu, Galery Darrell ini juga menyediakan aneka kue lainnya seperti nastar nanas, maksuba, engkak, lapis kojo, lapis makjo, bolu cake, balu caramell, brownis, pancake, klapertart durian, klapertart dogan serta pempek dan aneka kue lainnya. (LN 01)




















Posting Komentar