Erwin dan Sefdi berikut barang bukti tiga uni tabung gas LPG hasil curian saat diamankan di Mapolsek Prabumulih Barat

Prabumulih, LapartaNews - Ibu rumah tangga mana yang tidak akan panik jika saat akan memasak tiba-tiba tabung gas LPG di dapurnya mendadak lenyap. Hal inilah yang dialami oleh Wiwin Milyanti (42), warga Simpang Penimur, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Timur.

Tabung gas sebanyak 3 unit miliknya lenyap dicuri preman kampung. Tak terima kehilangan tabung gas miliknya digondol maling korban pun memilih melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Prabumulih Barat.

Informasi yang dihimpun, berdasarkan keterangan korban dalam laporannya dengan nomor Lp/B-8/I/2020/Sumsel/Pbm/Sek Pbm barat, menyebutkan aksi pencurian itu terjadi pada Minggu 19 Januari 2020 sekitar pukul 14.00 WIB. Diketahui pelaku pencurian masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak pintu bagian belakang dan mengambil tiga unit tabung gas LPG yang berada di dalam dapur.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudharmaya SH SIK MH, melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Murshal Mahdi SH menjelaskan menindaklanjuti laporan korban pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara. Setelah ditindaklanjuti akhirnya polisi berhasil mengetahui identitas dan keberadaan pelaku yang telah menggasak tabung gas LPG milik korban.

Dua pelaku berhasil diringkus yakni Erwin (26) dan Sefdi (23). Keduanya ditangkap pada Minggu malam (19/1/2020) di kediaman masing-mading di Simpang Penimur, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat.

Kedua pelaku berikut tiga unit tabung gas LPG hasil curian itu pun kemudian di gelandang ke Mapolsek Prabumulih Barat guna pengembangan penyidikan.

"Ada tiga pelaku yang terlibat, dua pelaku sudah kita amankan dan satu pelaku lainnya masih DPO. Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus ini," ujar Kapolsek Prabumulih Barat.

Sementara itu berdasarkan pengakuan Sefdi, aksi itu mereka lakukan secara spontan. Saat itu ia dan kedua rekannya hendak pergi ke kebun untuk mencari durian.

Mengetahui rumah korban dalam keadaan sepi, ketiga pelaku pun berencana melakukan aksi jahatnya. Erwin yang lebih dahulu masuk ke dalam rumah korban berhasil mambawa dua buah tabung gas LPG.

Lantaran merasa barang curiannya itu kurang ia pun menyuruh Sefdi (24) kembali masuk dan mengambil satu unit tabung gas lagi. Usai melancarkan aksinya ketiga pelaku pun langsung kabur.

"Yang punyo niat itu Erwin pak, kami melok-melok be. Ujinyo tabung itu dijulanyo Rp300 ribu, dan rencananyo hasilnyo nak dibagi tigo. Tapi aku cuma dibelike nasi samo rokok sebungkus," katanya. (LN 01)

Posting Komentar