Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM saat menyampaikan sambutannya terkait maksud dan tujuan digelarnya doa bersama untuk tolak balak dan memohon perlindungan dari Allah SWT dari segala mara bahaya
Prabumulih, LapartaNews - Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengajak seluruh jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mengadakan Doa Tolak Bala’ atas wabah penyakit Corona. Kegiatan doa bersama itu juga sekaligus untuk mengucap rasa syukur akan dibangunnya Kampus AKAMIGAS di Kota Prabumulih.

Acara doa bersama ini digelar di Masjid Ar Rahman di kawasan komplek perkantoran Pemkot Prabumulih. Selain dihadiri Walikota Prabumulih, giat doa bersama juga dikuti oleh Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH beserta unsur Forkompinda dan ratusan pegawai Pemkot Prabumulih.

Acara berlangsung khidmat, diisi dengan pembacaan do'a dan ayat suci Al-Qur'an serta tausyiah agama oleh KH Lukman Hakim mengenai wabah penyakit Corona yang sedang marak terjadi.
Ustadz KH Lukman Hakim saat menyampaikan tausiah yang berkaitan dengan wabah penyakit corona yang merupakan ujian dari Allah SWT
Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengungkapkan, giat doa bersama sengaja dilakukan untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT dari segala marabahaya serta wabah penyakit.

"Karena tidak ada tempat kita meminta dan berlindung kecuali kepada Allah SWT," ungkapnya, Senin (30/03/2020).
Ucapan rasa syukur terhadap Allah SWT atas dibangunnya Kampus Akamigas di Kota Prabumulih
Ridho menuturkan, selama ini setiap hajat atau permintaannyang disampaikan dalam giat doa bersama kepada Allah SWT Alhamdulillah terkabul, seperti ketika saat musim kemarau bersama-sama minta turun hujan dan sekarang minta lagi supaya Prabumulih dijauhkan oleh penyakit bukan hanya dari penyakit corona.

"Insyallah kalau diijabah maka Prabumulih aman bukan hanya corona tapi seluruh penyakit. Kalau dikabulkan Allah SWT insyAllah Prabumulih kota yang aman," harapnya.
Saat ini, menurut adik kandung Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya itu. Pihaknya belum mendengar laporan warga yang mengeluhkan corona dan kalaupun ada, maka 24 jam tanggung jawab Pemkot Prabumulih untuk mengobatinya dan telah disiapkan layanan PSC 119 standby.
"Kita usahakan Prabumulih tenang, saya juga berpesan kepada masyarakat Prabumulih setiap salat jangan lupa berdoa kepada Allah agar Prabumulih dijauhkan dari corona. Tidak hanya kepada umat islam, saya juga meminta umat agama lain bersama berdoa agar warga Prabumulih dijauhkan dari segala penyakit," lanjutnya.
Ratusan pegawai Pemkot Prabumulih tampak antusias saat memanjatkan doa bersama yang dipimpin Ustadz Lukman Hakim di Masjid Ar Rahman
Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu mengaku, pihaknya belum mengambil kebijakan meliburkan sekolah dan pegawai karena belum ada kebijakan resmi dan selain itu menilai Prabumulih masih aman.

"Yakinlah apa yang kami lakukan untuk kebaikan masyarakat dan jika memang nanti sudah membahayakan maka kami akan ambil kebijakan itu, kami harap masyarakat tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, jaga pola hidup sehat dan jika sakit jujur untuk berobat karena kita siapkan tiga mobil layanan 119 standby 24 jam," terangnya. (Adv/**)

Posting Komentar