Bupati Agam Indra Catri saat memberikan penjelasan terkait penambahan jumlah kasus covid-19 di wilayah Kabupaten Agam

Agam, LapartaNews - Jumlah kasus warga yang terjangkit wabah virus corona atau covid-19 di Kabupaten Agam bertambah menjadi empat orang. Jumlah ini diketahui berdasarkan hasil dari tracking level I yang dilakukan oleh Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Agam terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial AG dan Orang Tanpa Gejala (OTG) berinsial J.

Bupati Agam, Indra Catri mengatakan, sebelumnya warga yang dinyatakan  positif terinfeksi hanya 2 orang dengan status OTG satu orang dan PDP satu orang. Keduanya merupakan warga Padang Tarok Kecamatan Baso.

Setelah dilakukan tracking lebih lanjut diketahui adanya penambahan dua orang yang terjangkit virus corona. Keduanya diketahui positif covid-19 berdasarkan hasil swab test yang dilakukan oleh Labor  Biomedik Unand Padang.

"Yang positif terinfekai Covid-19 adalah  pasien berinisial WR, anak dari AG dan AE anak dari OTG pasien J. Dari hasil pemeriksaan tim Labor Biomedik Unand Padang tersebut, sudah tercatat 4 pasien dinyatakan positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Agam dalam 4 hari terakhir," ujarnya Selasa (5/05/2020).

Dijelaskan, khusus anak pasien PDP akan segera dirujuk ke RSAM Bukittinggi untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan, anak dari OTG sudah terlebih dahulu diisolasi di RSAM bersama orang tuanya.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Laboratorium Biomedik Unand Dr. dr. Amdani Eka Putra Mac karena dalam hitungan jam, Labor Unand berhasil menuntaskan pemeriksaan swab terhadap hasil tracking level I," ujarnya lagi.

Dilain itu, Indra Catri juga mengapresiasi Balai Veetenier Baso yang telah memproses dengan cepat swab yang diajukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.

"Kita sangat terbantu dalam mengambil kebijakan dengan cepat keluarnya hasil swab ini," ungkapnya.

Selanjutnya, Indra Catri mengharapkan pemeriksaan swab terhadap hasil tracking level II dapat diselesaikan pada Selasa 5 Mei 2020. Sehingga keragu-raguan dari masyarakat yang pernah berinteraksi dengan dua kasus pertama segera dapat dipastikan. (AL)

Posting Komentar