Junaidi pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh akhirnya bisa kembali pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga
Prabumulih, LapartaNews - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kota Prabumulih kembali merilis satu lagi pasien positif covid-19 yang dinyatakan telah sembuh. Pasien tersebut bernama Junaidi warga Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Pria paruh baya berusia 53 tahun ini dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan sebanyak dua kali. Hasil kedua tes swab tersebut menunjukkan jika yang bersangkutan telah sehat dan diperbolehkan kembali pulang ke Prabumulih untuk berkumpul bersama keluarga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dr Happy Tedjo saat dikonfirmasi menjelaskan, sebelumnya mantan pasien covid-19 ini menjalankan masa karantina dan perawatan di Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Kota Palembang. Selama di karantina pasien mendapatkan perawatan dan pengawasan dari tim medis yang bertugas di rumah sehat tersebut.

"Alhamdulillah hari ini bertambah satu lagi jumlah pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. Hasil swab menyatakan jika yang bersangkutan telah negatif dan diperbolehkan pulang," ujar dr Tedjo, Selasa (09/06/2020).

Dengan bertambahnya jumlah pasien covid-19 yang sembuh maka jumlah pasien positif covid-19 untuk wilayah Prabumulih mulai berkurang.

Berdasarkan data yang ada jumlah pasien positif covid-19 di Kota Prabumulih tercatat sebanyak 17 orang. Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dan kembali dari masa perawatan sebanyak 14 orang.

"Jadi saat ini tersisa 4 orang pasien lagi yang masih menjalani masa perawatan. Mudah-mudahan jumlah pasien yang sembuh terus bertambah seiring dengan telah berakhirnya masa PSBB di Kota Prabumulih," jelasnya.

Kepada para mantan pasien covid-19 yang telah sembuh diharapkan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Tetap menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir serta menggunakan hand sanitizier.

"Meski sudah sembuh namun para pasien ini tetap harus menjalani masa isolasi secara mandiri di rumah. Tim kesehatan dari masing-masing puskesmas akan terus melakukan pemantauan perkembangan kesehatan pasien," tandasnya. (LN 01)

Posting Komentar